Selamat Jalan Keponakanku
Palembang, Jumat 30 September 2005
Inalillahi wa inalillahi rojiun
Selamat Jalan keponakan kami Achmad bin Aprimarshal
Walaupun belum merasakan udara dunia, tapi kau telah terpilih oleh Allah SWT sebagai kesayangan-Nya
Semoga K’ Marshal, Yu Siska, Candra, Kiki dan Adit diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan oleh Allah SWT.
Maafkan kami tak bisa bersama-sama melewatinya
Kami hanya bisa mengirimkan doa .
Shalman, Dinny dan Daffa
Papa Shalman : Hon, anak K marshal yang kecil meninggal Aku : Inalilahi Wainalilahi rojiun, Aaaaddddiiiittttt ? Papa Shalman : Bukan, anak ke empat, meninggal dalam kandungan 8 bulan, sudah meninggal 1 minggu yang lalu Aku : Yu Siska hamil lagi? Ko bisa nggak kerasa? Papa Shalman : Nggak tau Telpon mati Sms Tata dan Yanti Ada Apa? Kenapa baby K’ Marshal? Tak ada jawaban
Setelah Papa Shalman pulang dan telpon Nyai
Aku nggak begitu jelas nyimaknya, secara bahasa aku lieur soalnya mereka pake bahasa palembang dengan cepat, tapi secara intinya sama ditambah janinnya nggak berkembang. prediksi dokter karena suka gendong-gendong Adit yang masih umur 15 bulan, waks???
Penasaran
Chat via YM sama Anie calon adik ipar. Ternyata Yu Siska jarang periksa kehamilan ke empatnya ke dokter Walah yu, walaupun itu kehamilan yang ke empat musti periksa atuh .
Sedih
. Secara aku yang sama-sama menantu, nggak bisa menemani melewati delapan bulan kemarin dan hari jumat lalu, malah nggak tau kalo Yu Siska hamil, padahal komunikasi kan tidak sulit . Aku memang jarang menyapa beliau
Maafkan aku yu…
Sesak .. Aku selalu mengumpulkan artikel kehamilan dan selalu membaginya dengan ibu-ibu hamil tapi nggak membagi pada kakak iparku. Andaikan aku tau Yu Siska hamil