Monday, June 26, 2006

Seminar Tb

Alhamdullilah Mama D bisa berkesempatan menghadiri Seminar TB sekalian sosonoan ama Bunda, Mba Ressy, Mba Patty dan sahabat SMAku Nopi, juga ketemu sama temen2 yang lain (kopdar terus yeuh…..). Seminar ini diselenggarakan oleh Depkes, WHO dan Yayasan Orang tua Peduli (YOP) pada hari Sabtu, 24 Juni 2006 bertempat di Kridangga room, Hotel Atlet Century Park, Jakarta. Pembicara seminar ini adalah, dr. Carmelia Basri, M. Epid, dr. Franky Loprang (pengganti dr. Davide yang berhalangan, penonton kecewa hehehe terutama diriku dan Mba Pat hehehe), dan dr. Bambang Supriyatno, SPAk (dokter spesialis paru anak yang selebritis) dengan pemandu dr. Lula Kamal (Meuni geulis kecengan si Papa Shalman teh, “oleh2 dr Jkt teh foto dr. Lula we nya Pah” hihihi jawaban Papa teh “teu ngamodal”).

Ternyata mama d dan mba ressy adalah peserta pertama yang datang ke tempat seminar hehehe ngalahin panitia neh ;P. Mama d dari rumah jam 04.00 dijemput taxi BB nyampe di Cipaganti jam 04.30, kami meninggalkan Bdg jam 05.10 sampai hotel jam 06.40 cepet pisan nyak? Jalan memang sepi nggak kena macet Jkt hehehe.

Seminar dibuka dengan sambutan dr. Purnamawati S Pujiato, SPAK dilanjutkan dengan sharing parents oleh Pak Gendi dan Bu Andri. Serem deh denger sharing mereka, karena anak-anak mereka di diagnosa TB tetapi setelah ditelusuri kembali ternyata tidak hiks hiks. Seminar dr. Bambang sangat detail dan disajikan dengan sentuhan entertaiment hehehe, mama d jadi makin jelas sama makhluk TB ini. Sayang materi dr. Bambang rada overlap sama dr. Franky tapi buat mama d mah gpp malah makin jelas sama materinya. Materi dari dr. Carmelia sama juga tentang Tb dari sudut depkes jadi lebih banyak menjelaskan program-program tb dan ternyata
Indonesia juara ketiga tb di dunia hiks hiks, menurut dr. carmelia diperparah dengan banyaknya penderita HIV dan aids. Materi dr. Franky pernah disajikan oleh mpunya dr. Davide di PESAT 5 Bdg tempo lalu tapi seru juga jadi ketemu ama bunga TBC lagih (ketauan jarang baca-baca artikel hihihi).
Secara garis besar materi seminar Tb adalah :

1. Tidak ada yang namanya flek (kata dr. Bambang kalo flek pake deterjen hehehe) tapi yang benar adalah tb.
2. Tb disebabkan oleh infeksi M. tuberculosis
3. Mendiagnosa Tb pada anak lebih susah dibanding pada dewasa.
4. - TBC menyerang pada usia < 1 tahun sangat beresiko tinggi
   - TBC menyerang usia 1 – 4 tahun beresiko tinggi
   - TBC menyerang 5 – 9 tahun resiko rendah
   - TBC menyerang 10- 14 tahun sangat beresiko
5. Cara penularan :
- Melalui droplet (batuk, bersin)
- Tidak melalui alat makan/minum
- Susu sapi (pengolahan tidak sempurna)
- Orang dewasa ke anak atau dewasa ke dewasa
6. Ciri-ciri Tb :
- Demam lama (bukan karena tipes atau malaria
- Berat Badan tidak naik-naik (lihat kondisi anak, kalo sedang sakit pasti akan turun), sebaiknya BB anak di plot diKMS setiap bulan, BB yang turun tidak selalu berarti TB.
- Malnutrisi
- Batuk lama, jika batuk berulang pikirkan asma
- Diare kronis
- Ada keluarag yang terkena Tb (dewasa)
- Ada benjolan di leher, ketiak dan lipatan paha
- Gejala spesifik : Kejang, Gibbus (penonjolan tulang belakang), pembesaran kelenjar
7. Langkah-langkah bila anak kita didiagnosa Tb:
- Dokter harus membuktikan Infeksi TB dengan : Uji Tuberkulin (mantoux)
- Jika negatif = bukan tb cari sebab lain
- Jika positif lengkapi dengan rontgent dan lab jika memang didiagnosis Tb maka harus dilakukan terapi elama 6 bulan, dua bulan pertama untuk evaluasi jika respon positif terapi diteruskan jika respon negatif cari penyebab lain, terapi dihentikan.
- Perlu alat diagnosis gabungan yaitu dengan system scoring (pembobotan) dilakukan oelh dokter tapi orangtua boleh ikut mengisi untuk tau aza.
- Obat yang digunakan adalah 3 yaitu INH, Piramisin dan piramizanin (mohon koreksi ya obatnya, takut salah
catet, cepet bgt euy dr. bambangnya). Sekarang sudah ada yang disatukan dalam satu tablet.
- Patuhi terapi sampai selesai.
- Jika dokter tidak dapat membuktikan infeksi TB cari second opinion ke dokter ahli paru anak.
8. Pencegahan pada TB
- Imunisasi BCG (bisa saja kena tb tapi tidak akan parah atau menjadi tb meningitis (otak) atau tb military
(menyeluruh)
- Hidup sehat
- Bila ada kontak segera memeriksakan diri dan terapi jika positif
- Tutup mulut saat batuk atau bersin
- angan meludah disembarang tempat
9. Ternyata Puskesmas adalah tempat yang paling pas bagi penderita TB karena sudah ada SOP Tb dan obat
dijamin gratis booo. (Foto menyusul hehehe)
Posted by dinnykaa in 08:18:09 | Permalink | Comments (7)

Tuesday, June 20, 2006

4 Things dan Kopdar Dapur Bunda Bandung

Kopdar & Class Cooking Dapur Bunda Bandung

Nyaris nggak bakal ngikut class cooking DB lagi gara-gara input software baru itu (uuuuuu), untung hari Jumat sempet buka milis yang mengumumkan akan diadakan class cooking dan kopdar Dapur Bunda Bandung, langsung telpon Teh Tyas RSVP. Alhamdullilah Sabtu kmaren mama d ikut class cooking dan kopdar DB itu, kalo nggak bakalan kuciwa lagi deh, abis kursus pondant kelewatan hiks hiks. Tapi Mama d happy banget di kopdar itu didemoin pondant mini sama Teh Uceu, nuhun pisan nya Teh, jadi mengang pondant dan tau tips dan triksnya, malah Teh Uceu mo bantu kalo lagi butuh pondant karena Teh Uceu punya langganan tbk di Pasar Atas.

Kopdar ini dihadiri oleh Bunda2 geulis yaitu tuan rumah Teh Tyas, Teh Uceu, Mba Atik, Teh Eka, Mba Nora, Teh Lia, Mba Susy, Teh Dian, Mba Ita, Chaera dan mama d dunk. Ternyata di kopdar ini juga kopdar milis sehat ama mba susy dan Mba Ita (Batam) dan milis wsab ama teh Dian Ibung, nggak nyangka bisa ketemu disini ya… Duh nggak bawa camera euy jadi foto menyusul ya….

Acara Kopdar seru banget, yaitu demo kue poffertjes oleh Teh Uceu, demo pondant oleh Teh Uceu lagi dan demo brokus oleh Teh tyas, selain itu banyak ilmu-ilmu yang mama d dapet, nuhun buat smuanya ya…

4 things

Dapet lemparan dari Bunda CunDun, tentang  4things, ok deh kita mulai…

 4 kota yang bersejarah bagi mama d adalah :
-  Bandung  dari brojol sampai SMP

-  Tasikmalaya ngikut kakek yang dioper kerjanya. Durasi total 3 tahun semasa sma aza. Di kota ini Mama d betah banget, karena kotanya yang kecil membuat hidup nyaman, kemana-mana deket. Banyak temen *grin*, seru deh, mama d mah suka kangen ma kota ini teh, apalagi makanannya banyak yang enak-enak seperti baso laksana dan baso-baso yang buanyak bgt, tutug oncom, bubur zenal, rujak bi iyoy matak gendut hidup di kota ini mah. Untuk kota keduaku ini, mama d berusaha untuk tetap gaul walau di internet lewat milis tasik dan milis smandatas, jadi kangen euy… barudak dirimu pada dimana????

-  Cimahi, jaman kuliah total 3 tahun. Di kota ini mama d ngekost dan terjalinlah kisah dengan papa shalman hihihihi. Hidup kost itu membawa dampak yang besar pada pola hidup mama d, mama d jadi bisa mandiri, semua mengerjakan sendiri mau makan harus cari, mau baju rapi ya musti cuci dan setrika banyak banget deh hikmahnya. Ini mungkin jawaban kenapa mama d nggak masuk perguruan tinggi negeri, soalnya kalo dapet negeri mama d nggak bakalan ngekost, dan bakal kerepotan banget pas mengarungi bahtera pernikahan hihihihi. Kebayang mama d nggak bisa nyetrika, nggak bisa masak yang paktis2, nggak bisa ngurus rumah dll. Terima kasih Ya Allah kau berikan hikmah yang besar untukku…

-  Bandung dari semester 7 karena kakek dioper lagi ke Bandung ibukota periangan sampai sekarang walau kakek setelah pensiun hijrah ke Tasikmalaya lagi. Bagi kakek hidup di Bandung beberapa taun yang lalu bikin stress, macet kemana-mana teh blom lagi jauh ke sawah dan kolam, setelah pensiun kakek kerja di BNI alias Bagian Nunggu Imah hihihihi sambil nunggu pulang Nenek yang masih kerja dan Mang Rai yang masih sekolah.

4 kerjaan yang pernah mama d lakukan :

-  Staff di CV. Aset Solusi, perusahaan IT, disini mama d banyak belajar segala macem dari akunting, negosiasi, kontrak, ITnya sendiri. Secara Mama d mah betah banget, tapi nenek kepengen mama d jadi PNS.

- Peneliti di Balai Geoteknik Jalan, PUSJATAN. Di kantor ini mama d digembleng dan dilatih segala rupa pergeoteknikan, sempet beberapa kali ke lapangan dan di laboratorium, dan sekarang malah ditambah dengan tugas akunting, ternyata lieur banget dunia perakuntingan teh nyak, apalagi bagi mama d yang bukan basic dari situ, tapi ini adalah tugas dan amanah yang harus mama d laksanakan walapun membuat mama d stress hehehe.

- CV. Bacon’s. Di perusahaan ini mama nyambi bekerja sebagai sekretaris, humas, administrasi, keuangan dan seksi riweuh hehehe, mama jalanin dengan semangat karena dalam rangka membantu Papa Shalman yang tercintah. Kata Papa Shalman dari pada nyari orang lain, mending istri sendiri diberdayakan dengan profesional hehehe. Perusahaan ini sudah berdiri empat taun, bergerak dalam bidang konsultan dan kontraktor Bangunan.  Alhamdullilah banyak yang percaya sehingga sudah lumayan pekerjaan yang kami tangani. Bagi yang membutuhkan jasa kami langsung call ke 022-91136836 aza ya… promosi neh.

- Yang serius cuman tiga, ada lain yaitu jualan sagala macem dari baju balita, baju muslim, kebaya, kue, kerudung, mukena, topi, kaos dll. Kalo ada yang berminat jangan segan-segan ya…. promosi lagih neh.


4 makanan favorit :

- Pempek
- Sop buntut 
- Serabi
- Kolak pisang pake keju :D
 
4  film yang paling disukai :
- Beautiful mine
- A walk to remember
- Titanic
- Brave heart 
 
4 website yang sering dikunjungi :
- Yahoo
- Blog sendiri
- Blog temen-temen
- Milis-milis 
 
4 Acara TV yang paling disukai :
-  Oprah show
-  Arisan  The Series
-  Infotaiment dunk 
-  Jejak Petualang 
 
4 temen yang kena lemparan selajutnya :
- Wade wakil kontingen BGTJ dengan perintah GT agar segera melempar keseluruh gank hihihi
- Ua Eva wakil kontingen wsab
- Ira I wakil kontingen Dapur Bunda
- Tante Yuli wakil kontingen Sobat Padi 
Posted by dinnykaa in 09:55:07 | Permalink | Comments (7)

Wednesday, June 14, 2006

Semua Nyumput

Semenjak Daffa bisa jalan, kami sekeluarga selalu mengajak Daffa bermain Ucing Sumput alias Petak Umpet alias Kejar Mama atau Cari Mama. Permainan ini sangat disukai Daffa, karena Daffa sudah hapal tempat-tempat Mama dan Papa kalo lagi nyumput (yaiya lah da suka dibalik pintu atau ngadapang dibalik tempat tidur hehehe, tidak ada tempat lain soalnya hihihi).

Tapi semenjak tiga hari yang lalu, permainan ini membuat Papa dan Mama pusing tujuh keliling, soalnya Daffa mengajak juga helm, tas, kaca mata, tempat pinsil mama, kunci motor papa, topi papa, kerudung mama dan banyak lagi. Itu barang-barang Daffa ajak ucing sumput ditempat-tempat yang mama dan papa ngak kira. Kalo mama atau papa tanya, selalu deh dengan jawaban “Mama helmnya lagi nyumput” atau “Ada deh” atau “Sini dibisikin (tapi nggak ngaku tea) atau bilang “Yakult dulu donk” ngak pernah abis kata.

Kemaren yang diajak nyumput Daffa adalah remot suremot, seharian remot menghilang dan dicari ditempat-tempat biasa Daffa nyumputkeun nggak ada. Si Papa sampe binun secara mo nonton Piala Dunia (libur dulu atuh Pah, pemain bolana capeeun hihihi mama teu kabageuan tv yeuh hihihihihi).  Ternyata itu remot disumputin dilemari celana Daffa padahal Mama udah cari-cari disitu tapi nggak ketemu, itu remot disumputin di bawah tumpukan baju paling bawah huaaaa. Mama dan Papa cuma bisa nyengir kuda deh.

Ada barang yang masih nyumput dan blom ketemu yaitu konci motor mama eh motor papa ketang. “Kaka Daffa dimana sih tempat nyumput Kunci Motor???????? ”

Posted by dinnykaa in 07:41:10 | Permalink | Comments (14)

Monday, June 12, 2006

Berteman Dengan Asma



Karena Bunda Nira penasaran banget cara Mama merawat asmanya Daffa so postingan kali ini mama mo share sedikit dari yang mama tau. Awalnya emang shock mengetahui Daffa positif asma saat berumur 5 bulan, diagnosa DSA ini adalah hasil observasi selama 7 hari daffa di rawat (hiks hiks). Berawal dari sini lah mama jadi berusaha untuk berteman sama yang namanya asma itu, dengan berbagai macam mulai dari cari artikel, beli buku, bikin resume, konsultasi dokter, tanya ke senior-senior yang punya anak asma dan juga ke temen-temen yang punya asma. Ada beberapa hal yang mama lakukan saat ini untuk meminimalkan tingkat kekambuhan asmanya Daffa, alhamdullilah selama satu tahun ini hanya 1 kali daffa kambuh, Terima kasih ya Allah….

1. Cari tahu pencetus dan jauhi

Asma akan kambuh karena ada pencetusnya, maka kenalilah pencetus dan jauhi. Untuk mengetahui pencetus asma yang banyak banget, bisa diketahui dari test alergi, tapi mama mah nggak tega kalo daffa yang umur 5 bulan musti ditojos-tojos. Yang mama lakukan lulus asi ekslusif dan mencoba daffa berdekatan dengan pencetusnya. Saat lulus asi ekslusif dan mulai mpasi, mama cobain tuh makanan daffa + seafood yang katanya bakalan bikin alergi, setelah mama cobain semua diketahuilah kalo ikan kakap, brokoli dan tomat yang bikin kulit daffa merah-merah. Ada beberapa pencetus lain yaitu debu, flu, asap rokok, bahan wol dan udara yang dingin banget atau panas banget. So mama jauhin daffa dari semua itu. Ada hikmah dari cara mama ini yaitu Daffa menjadi pemakan segala hihihi kayak siapa ya? *tengok kanan kiri*. Baju mama yang wol dan sarupaning perwolan atau yang berbulu diungsikan ke lemari Bi Adis semua hihihihi.

2. Tata ulang perabotan rumah

Untuk meminimalkan bersarangnya debu, mama tata ulang perabotan rumah (jiga nu banyak wae nyak hihihi). Perabotan yang digunakan harus yang emang bener-bener diperluin, barang yang kadang-kadang diperluin masuk gudang. Karpet, selimut wol dan pernak-pernik diungsiin ke gudang dan dihibahkan pada sodara, pokonya rumah musti lega, sirkulasi udara lancar dan gampang elap-elap hihihi. Tidak ada lagi sapu menyapu, semua langsung di lap pake lap basah.

3. Saat asma datang

Saat asma datang, jangan panik !!!!!!. Berikan pertolongan pertama dulu. Jendela dibuka lebar-lebar, baju daffa dilonggarin, kasih minum air hangat, godog air dikasih minyak kayu putih biarkan uapnya dia hirup. Berikan bronkodilator sesuai petunjuk dokter. Bila tidak berhasil cari pertolongan medis, ke dokter atau kalo udah malem ke UGD.  Kalo daffa muntah dan si lendir keluar langsung aman deh dunia. Sekarang Daffa tuh udah bisa ngasih sinyal kalo dia lagi rada sesak dengan cara menunjuk dadanya, trus dia minta minum susu udah gitu dia lari ke toilet dan muntah deh, pinter banget anak mama.

 4. Bikin diary asma

Untuk diary ini, mama ambil dari guideline asma di website sehatgroup. Guideline itu top bgt deh, smua yang mama cari ada disana smua. Nah dari diary itu, mama catat perkembangan daffa tiap hari, dari mulai batuk berapa kali, sesak berapa kali, obat yang dikasih apa aza, lengkap deh, so kalo konsultasi dokter dibawa tah diary teh bahan untuk diskusi gitu. Untuk sakit lain juga sama, catat panasnya berapa, muntahnya kenapa, penanganan di rumah gimana, obat yang dikasih apa aza, behaviornya gimana, so pas ketemu dokter langsung konek.

Mama perlakukan Daffa seperti anak-anak yang lain, main pasir, kotor-kotoran, lari-lari, bersepeda, outbond, main ke sawah (sama mamanya ini mah), bermotor-motor ria, hiking, minum juice, ice cream dll nggak pantangannya. Menurut Bunda, anak harus dilatih agar terbiasa, mudah-mudahan Daffa bisa mengisi hari-harinya dengan bahagia dan tidak berbeda dengan anak lain.

Posted by dinnykaa in 09:15:26 | Permalink | Comments (7)

Thursday, June 1, 2006

Angka 1 (Tiga tahun perkawinan kami)

1 Januari 2003

Dilamar sama Kai (panggilan si Papa waktu jaman pacaran hihihihi), waktu itu ada yang mukanya merah malu-malu tapi mau tea *big grin*. Waktu pernikahanpun didiskusikan saat itu dan hasilnya adalah hari pernikahan akan digelar saat liburan sekolah mengingat keluarga Palembang mo datang smua. Sejak saat itu dimulailah kukulilingan menyiapkan pepeletekan pernikahan, yang paling susah dicari adalah gedung dan tukang rias. Gedung yang diincer dah penuh semua dan tuka rias yang udah disurvei tidak sesuai dengan keinginan CPW yang kepengen pas harinya geulis, simple dan nggak kayak nyi blorong (banyak pake bunga atau segala rupa di kerudungnya. Setelah puter-puter ke salon-salon, akhirnya dapet yang sesuai yaitu Ibu Ayi yang tetangganya Tante Detty di Komp Cibolerang indah, Bu Ayi TOP BGT deh tau yang CMW mau. Untuk gedung kami dapet nggak sengaja, walau bukan gedung inceran akhirnya dipilihlah gedung Bungsuna Dewi karena cuma gedung itu yang kosong saat liburan sekolah.

1 Juni 2003

Pernikahan digelar di hari satu juga, sungguh kebetulan padahal ini bener-bener nggak dipilih kami. Dengan satu kali ijab kabul, syahlah mereka menjadi suami istri *wink*. Alhamdullilah smua lancar kecuali rencana honeymoon yang dikudeta sama bos kecil. Sebel deh mana udah DP lagi ke travel, tapi honeymoon digelar juga di Tirtagangga Garut *grin*, good bye deh pulau dewata.


1 April 2004

Lahirlah Muhammad Daffa Fadhilah Shaldy dengan selamat, berat 2.75 kg panjang 49 cm. Dihari kedua, Daffa difototerafi dengan bilirubin 10, padahal normal ya, karena Mama blom kenal SEHAT jadi Mama teh mengiyakan aza diagnosa dokternya. Saat waktunya pulang kerumah, suster-suster pada heboh karena kami adalah satu-satunya pasangan yang nggak bawa tim penjemput selama dua bulan itu, awalnya kami juga nggak ngeh, tapi setelah mama D dikasih bingkisan mungil jadi ngerti deh. Hari-hari pertama bersama Daffa, mama teh rada bingung juga, soalnya mama tau teh teori doank pas praktek degdegan deh mana nggak ada pendamping lagi selain si papa. Jadi kepengen ngucapin terima kasih buat buku-buku yang mama baca dan VCD cara memandikan bayi san tentunya kepada para tetangga yang dengan senang hati membantu setiap ada kepanikan-kepanikan kami. Foto baby Daffa menyusul ya…

Posted by dinnykaa in 10:40:36 | Permalink | Comments (16)