Jalan-jalan dulu yaaaaaa



Ini dia pic Daffa yang terbaru dengan gaya manyun, kembu,ngelel, merem, keliatan gigi dan calangap hehehe.


Ini fruits cake mama hehehe, cake pandan dipoles whippy dan dihiasi fruits, mantap banget. Hanya sepuluh jam kue ini manis di kulkas, tapi setelah ada yang berteriak “Wow berry”, kue ini ludes fruitsnya aza:D.
Peer pertama,
7 Things That Scare Me Ø Takut masuk neraka juga Ø Takut nggak bisa jadi istri dan ibu yang baik Ø Takut nggak bisa nyenengin ortu dan mertua Ø Takut sama hantu xixixixi Ø Takut Daffa kenapa-kenapa Ø Takut nyetir motor hihihihi (dimarain si papa mionya di rumah mulu) Ø Takut gendut terus 7 Random Songs at The Moment Ø Hapus Aku, Nidji (lagu Daffa) Ø Iris, goo goo dolls Ø Seandainya Aku Bisa Memilih (Padi, ehmm inget jaman baheula) Ø The Spirit Caries On, Dream Theather (Jadi kangen YMan ma Ale euy, cepet merried ya Bro…!) Ø Where’d you go, fort minor Ø Frist Love, Utada Hikaru Ø With or without u, U2 7 Things That I Like The MostCuma ada lima euy, abis mama d mah tidurna musti lapang hihihihi
7 Random Facts ‘Bout Me Ø Suka nunda-nunda Ø Slordeh Ø Bawel Ø Nggak teliti Ø Cerewet Ø Pundungan Ø Cepet emosi jiwa 7 Things I Said The Most Ø Ampun deh Ø Ya Allah Ø O ya Ø Astaghfirullah Ø Alhamdulillah Ø Tau ah Ø Dasar lieur 7 Things I Plan To Do B4 I Die Ø Haji sekeluarga Ø Punya perusahaan sendiri Ø Anak-anak smua sholeh dan sholehah Ø Bahagia, sehat dan selamat dunia akherat Ø Jalan-jalan keliling dunia Ø Menabung yang banyak Ø Sekolah lagih 7 Friends I Want to Pass This on Ø Wade Ø Wa Molly Ø Chera Ø Teh Tyas Ø Teh Uceu Ø Teh Dian Ibung Ø Mba Ita BatamPeer Kedua
FAVORITE
Colour: Blue Food: pempek Song: Lagunya U2, Opick dan Padi dunk Movie: beautiful mind Sport: Yoga & BL Day of the Week: Sabtu Minggu aku untukmu Ice Cream: coklat dunk CURRENT Mood : sebel banget kerjaan numpuk padahal bos lg di SBY Taste : Baso Biadab Clothes : kemeja pink, celana hitam, jilbab putih Desktop: Daffa lagi baby Toenail Colour: nggak penah Time: 2.54 (di kantor) Annoyance: estimasi proyek Jasa Marga yang tiada akhir Thoughts: Full Time Mother (sama ama Umi) FIRST First Best Friend: WardaFirst Crush: SMA First Movie: Film Dono Kasino Indro judul maju kena mundur kena First Lie: SMP hihihihihi First Music: Julius sitanggang LAST Last Cigarette: no smoking uhuk uhuk Last Drink: sop buah Last Car Ride: Mobil kantor pas ke Cipularang kemaren hihihihi Last Crush: ada deh Last Phone Call: balai besar keramik Last CD played: Opick HAVE U EVER Have you ever dated one of your best friends : hihihihi Have you ever broken the law: kemaren banget, supir kantor belok kiri padahal udah ada tanda nggak boleh, dasar pake plat merah hehehehe, tapi si polisi cuma bisa pasrah pas liat stnk mobil hihihihi kacian deh Have you ever been arrested: jangan pernah Have you ever skinny dipped: hihihihihi Have you ever kissed someone you don’t know: nggak dunk Lempar ke sapa ya?………. Teh Ica Mba Susy Ua Eva Mbu Naufal Ira I




Smua orang bilang rambut Kaka Daffa dah gondrong, faktanya bukannya Kaka Daffa takut dicukur tapi mamanya yang kepengen rambut anaknya gonrong hihihihi biar keren. Ternyata Kaka Daffa justru kepengen dicukur, so cukur rambut sendiri deh. Mama kaget banget, binun kenapa Daffa bisa menemukan gunting yang slalu diamankan dalam kotak perkakas. Saat itu (bulan Juli) kami mo kedatangan tamu agung, Nyai Daffa dr Palembang, so kita korpe dunk, mama sibuk, papa sibuk eeeee si kasep sibuk juga sampe nggak kedengeran bunyi. Ternyata o ternyata rambut gondrongnya dicukur beberapa bagian, jadi pitak-pitak deh, mama sedih tapi bisa diakalin hihihihi. Karena mama kaget, kaka jadi nangis, padahal mama nggak marain loooo, ” takut di marain ya ka?”. Ekspresi si Papa lempeng malah bagus ceunah kreatif, uuuuuuu mama mah reuwas, takut kaka salah gunting.
Tanggal 31 Agustus 2006, mama d dikagetkan oleh kabar Teh Inong yang koma karena asma, pikiranku melayang teringat Daffa di rumah, teringat Zidan dan Syifa disana. Sungguh waktu yang lama untuk menunggumu bangun dari tidur itu. Di sore hari, semua inbox mengabarkan kau tiada, tapi kemudia
n direvisi kembali menjadi simpang siur, hanya doa yang tak lepas dipanjatkan pada Allah SWT, agar memberikan yang terbaik untuk Teh Inong, jika boleh meminta Teh Inong harus bangun. Mataku tak bisa lepas dari inbox dan confren wsab, tapi waktu harus membuatku pulang, dan Teh Molly berjanji untuk mengabariku apapun yang terjadi.Malam itu, setiap sms yang masuk membuatku bergetar, dan sms dari The Molly yang panjang membuatku tak resah lagi, karena masih ada harapan, semoga mukjizat itu datang
pada Teh Inong.
Hari Jumat tgl 1 September 2006, sms Teh Molly mengabarkan Teh Inong telah dipanggil oleh-Nya. Smoga iman islam dan amalnya diterima oleh Allah SWT dan Bang Zidan, Kaka Syifa serta Ayah dan Keluarga besar diberikan ketabahan dan kesabaran yang tak hingga oleh Allah SWT.
Jam 15.00, kami Dapur Bunda Bdg yang terdiri dari Teh Uceu, Teh Tyas, Pak Iwan, Chera dan Mama d (wsab oge) bergegas menuju Jakarta untuk bertemu yang pertama dan terakhir dengan Teh Inong hiks hiks hiks. Diperjalanan tak lepas dari pembicaraan kami tentangmu yang sangat berjejak dalam hati kami. Jam 17.30 akhirnya kami tiba di Buaran. Disana mama d disambut Teh Molly, tetehku di wsab, dipelukan The Mol rasanya sesak yang ada smua ditumpahkan, tak kuat rasanya menatapmu dalam foto di camera Teh Molly, karena saat kami datang petimu sudah ditutup. Melihat Zidan dipangkuan Umi dan Syifa di pangkuan Ay
ah Haris membuat para pelayat berderai air mata, apalagi saat Zidan panik mencari Ayahnya. Selepas Magrib, Teh Inong dikebumikan, alhamdullilah mama d melepas di Masjid dekat rumah setelah sholat jenazah.
Saat itu banyak sekali komunitas dunia maya yang melepas kepergianmu, mama d merasa seperti kopdar dengan wsab, mama d bertemu Teh Fifi, Teh Tia, Teh Nana, Wida dan Teh Molly. Mama d pun merasa mengenali beberapa orang yang rasanya pernah mama d lihat di blognya masing-masing. Tapi derai itu terus ada karena tanpa Teh Inong lagi.
Buat Mama, Teh Inong adalah motivator yang bisa membuat mama d masuk ke dapur, mau berusaha untuk belajar memasak dan membuat kue. Saat mama berhasil membuat wedding cake itu, teh Inong memuji mama, sungguh bahagia mama saat itu.
Smua foto hasil jepretan Bunda Chera dan di link langsung dr blognya, nuhun Cher….