Friday, July 29, 2005

Jadwal Imunisasi versi IDAI Periode 2004 (* Revisi September 2003)

Posted by dinnykaa at 09:06:31 | Permalink | Comments (4)

Wednesday, July 27, 2005

Agar Anak Tetap Kreatif

Ada 3 ciri anak kreatif yang dominan :

1. Spontan

2. Rasa ingin tahu

3. Tertarik pada hal-hal yang baru



Dan ternyata ke 3 ciri-ciri tersebut terdapat pada diri anak. Berarti semua anak pada dasarnya adalah kreatiff, dan faktor lingkunganlah yang menjadikan anak tidak kreatif. Sedangkan kewajiban orang tua sebenarnya bukanlah mencetak, tetapi lebih pada mempertahankan agar anak tetap kreatif sebagaimana aslinya. Apakah kita sebagai orang tua mampu untuk mempertahankan kreatifitas anak ? ada beberapa pertanyaan yang dapat membantu kita untuk memahami sudah seberapa jauh kemampuan kita dalam hal ini :

a) Apakah kita menerima segala kelebihan dan kekurangan anak kita dan apakah kita mensugesti mereka bahwa mereka mampu atau sebaliknya ?

b)Apakah kita senantiasa menyadari bahwa setoap individu adalah unik dan setiap anak ada-lah otentik, tidak sama dan tidak akan dapat disamakan dengan anak lain ?

c)Apakah kita menyadari bahwa kreatifitas itu bersifat multi dimensional dan setoap anak memiliki kimensi kreatifitasnya sendiri-sendiri ?

d) Sudahkah kita mencoba mencari dan menelusuri sendiri minat-minat dan bakat-bakat apa yang dimiliki oleh anak-anak kita satu persatu ?

e) Apakah kita telah memberikan dorongan dan cukup menghargai gagasan-gagasan anak kita, atau sebaliknya ?

f) Sudahkah kita memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa-apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita, misalnya dengan ikut melakukan aktifitas bersama anak ?

g) Apakah kita senantiasa memper-kenalkan berbagai hal yang baru kepada anak-anak kita, atau justru sebaliknya (menyembunyikannya) ?

h) Apakah kita menghadapi anak-anak kita secara santai atau dengan penuh ketegangan ?

i) Sudahkan kita memberikan waktu, tempat, kemudahan dan bahan-bahan agar anak kita kreatif ?

j) Sudahkah kita memberikan anak-anak kita iklim dan pojok khusus untuk melakukan aktifitas mereka ?

k) Apakah selama ini kita menilai hasil kreasi anak kita atau kita lebih tertarik untuk memperhatikan prosesnya ?

l) Apakah selama ini kita menilai hasil kreasi anak dengan menggunakan perspektif kita atau dengan menggunakan perspektif anak ?

m)Apakah kita selama ini cukup terbuka terhadap gagasan dan kreasi anak yang tidak lumrah ?

n)Sudahkah kita memberi penguatan terhadap hasil kreasi anak atau justru melemahkannya ?



4 Kunci Mempertahankan Kreatifitas Anak



Membangun kepribadian anak dengan modal cinta

Dengan cinta maka orangtua dapat menerima anak apa adanya. Terlepas dari apakah orangtua melihat kelebihan anak ataukah tidak, terlepas dari apakah orangtua menyukai cacat (kelemahan) anak atau tidak. Tentu saja hal ini hanya mungkin bagi orangtua yang memiliki tanggungjawah. Orangtua yang baik tidak akan menuntut anaknya untuk sama dengan anak lainnya. Karena setiap individu adalah unik. Kita dapat membentuk kepribadian anak kita, tetapi bukan untuk menyamakan karakter mereka. Seperti kita lihat sahabat Umar ra, Abu Bakar ra dan sebagainya, mereka tidak memiliki karakter yang sama meskipun masing-masing mereka merupakan pribadi-pribadi yang islami. Keunikan mereka justru menjadian mereka ibarat bintang-bintang yang gemerlapan di langit, terangnya bintang yang satu tidak memudarkan terangnya bintang yang lain. Begitu pula halnya dengan kreatifitas, setoap sahabat adalah insan kreatif. Masing-masing mereka memiliki dimensi kreatifitas sendiri-sindiri. Salman Al-Farisi penggagas perang parit, Umar bin Khattab penggagas ketertiban lalu lintas, Abu Bakar Ash-Shiddiq penggagas tegaknya sistim ekonomi islam, Khalid bin Walid penggagas strategi perang moderen dan banyak lagi. Tinggal yang menjadi masalah sekarang adalah, kita para orangtua kurang bersungguh-sungguh untuk menemukan bakat-bakat dan minat-minat yang dimiliki oöeh anak. Seolah-olah kita para orangtua lebih suka anak kita menjadi fotokopi orang lain, ketimbang dia tumbuh sebagai suatu pribadi yang utuh. Kalau anak-anak Amerika dengan shibghah (celupan) individualis liberalis dapat mengatakan : I want to be me ! Mengapa anak-anak kita, anak muslim tidak dapat mengatakan : Ana Abdullah ( Saya abdi Allah) ! Kalau kepribadian menentukan kreativitas, maka seorang muslim pada hakekatnya memiliki potensi kreatif lebih besar dibandingkan ummat-ummat lainnya. Karena kepribadian islam tiada tandingannya.

Menumbuhkan dan Mengem-bangkan Motivasi

Kepribadian yang kuat biasanyaa memiliki motivasi yang kuat pula. Tapi karena kreatifitas itu dimulai dari suatu gagasan yang interaktif, maka dorongan dari luar juga diperlukan untuk memunculkan suatu gagasan. Dalam hal ini para orangtua banyak berperan. Dengan komunikasi dialogis dan kemampuan mendengar aktif maka anak akan merasa dipercaya, dihargaai, diperhatikan, dikasihi, didengarkan, dimengerti, didukung, dilibatkan dan diterima segala kelemahan dan keterbatasannya. Dengan ini anak akan memiliki dorongan yang kuat untuk secara berani dan lancar mengemukakan gagasan-gagasannya. Selain komunikasi dialogis dan mengdengar aktif, untuk memotivasi anak agar lebih kreatif, sudah seharusnya kita memberikan perhatian serius kepada aktifitas yang tengah dilakukan oleh anak kita. Seperti misalnya melakukan aktifitas bersama-sama mereka. Kalau kita biasa melakukan shoum dan shalat bersama anak-anak kita, mengapa untuk aktifitas yang lain kita tidak dapat melakukannya ? Bukanlah lebih mudah untuk mentransfer suatu kebiasaan yang sama ketimbang harus memulai suatu kebiasaan yang sama sekali baru ? Dengan demikian sesungguhnya seorang muslim memiliki peluang yang lebih besar untuk menjadikan anak-anak mereka kreatif. Tinggallah sekarang bagaimana kita sebagai orangtua muslim senantiasa berusaha untuk memperkenalkan anak-anak kita dengan berbagai hal dan sesuatu yang baru untuk memenuhi aspek kognitif mereka. Agar mereka lebih terdorong lagi untuk berpikir dan berbuat secara kreatif. Suatu hal yang perlu dicatat dalam memotivasi anak agar kreatif, lakukanlah serekreatif mungkin dan hindarilah kesan-kesan rekonstruktif.

Mensistimatisir Proses Pembentukan Anak Kreatif

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam pembentukan anak kreatif adalah :

Pertama : Persiapan waktu, tempat, fasilitas dan bahan yang memadai. Mengenai waktu dapat berkisar antara 5- 30 menit setiap hari, sangat tergantung pada bentuk kreatifitas apa yang hendak dikembangkan. Begitu pula halnya dengan tempat, ada yang memerlukan tempat yang khusus dan ada pula yang dapat dilakukan di mana saja. Fasilitas tidak harus selalu canggih, tergantung sasaran apa yang hendak dicapai. Bahan pun tidak harus selalu baru, lebih sering justru menggunakan bahan-bahan sisa atau bekas.

Kedua : Mengatur selang seling kegiatan. Kegiatan diatur sedemikian rupa agar dalam melakukan aktifitas tersebut anak-anak terkadang melakukan aktivitas secara individual, tetapi adakalanya juga melakukan aktifitas secara kelompok. Terkadang anak-anak melakukan aktivitas secara kompetitif, terkadang juga secara kooperatif.

Ketiga : Menyediakan satu sudut khusus untuk anak dalam melakukan aktifitas Kita dapat menyediakan satu sudut di rumah untuk menghamparkan sajadah dan kemudian shalat diatasnya. Mengapa kita tidak dapat menyediakan sudut khusus untuk kreatifitas anak-anak kita ?

Keempat : Memelihara iklim kreatifitas agar tetap terpelihara Caranya dengan mengoptimalkan point-point yang telah disebutkan pada kunci no 2 untuk mempertahankan kreatifitas anak.

Mengevaluasi Hasil Kreativitas

Selama ini kita sering terjebak untuk menilai kreatifitas melalui hasil atau produk kreatifita. Padahal sesunggunya proses itu lebih penting ketimbang hasilnya. Pentingnya penilaian kita terhadap proses kreatifitas, bukan berarti kita tidak boleh menilai hasil kreatifitas itu sendiri. Penilaian tetap dilakukan, hanya saja ada satu hal yang harus kita perhatikan dalam menilai. Hendaknya kita menilai hasil kreatifitas tersebut dengan menggunakan perspektif anak dan bukan menggunakan perspektif kita sebagai orang tua. Kalau kita mendapati seorang anak berusia 3 tahun dan kemudian dia dapat menyebutkan angka dari 1 sampai 10 apakah kita akan mengatakan, “Ah, kalau cuma kaya’ begitu saya bisa !” Tentu saja satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam mengevaluasi prosos dan hasil kreatifitas adalah “Open Mind” atau dengan “Pikiran yang terbuka”. Apalagi anak seringkali mengemukakan gagasannya atau menelurkan suatu hasil kreatifitas yang tidak lazim. Setiap kali kita mengevaluasi hasil tersebut, kita harus selalu memberikan dukungan dan juga penguatan. Dan begitu juga sebaliknya, jauhi celaan dan hukuman … agar anak kita tetap kreatif.

Tulisan diangkat dari Ummi 8/VI/ 1994


Oleh Asma Karimah


Diambil dari website Mas Adjie  http://mitglied.lycos.de/adjie/hikmah.htm#artikel
(Mas Artikel Pernikahnnya KEREN )

Posted by dinnykaa at 07:54:52 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, July 20, 2005

Virus Kawasaki

NAMA

Sindroma Kawasaki

DEFINISI

Sindroma Kawasaki (Sindroma Kelenjar Getah Bening Mukokutaneus, Poliarteritis Infantil) adalah suatu penyakit non-spesifik, tanpa agen infeksius tertentu, yang menyerang selaput lendir, kelenjar getah bening, lapisan pembuluh darah dan jantung.

PENYEBAB

Penyebabnya tidak diketahui.Sindroma Kawasaki pertama kali ditemukan di Jepang pada akhir tahun 1960. Penyakit ini menyerang anak berumur 2 bulan sampai 5 tahun dan 2 kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki.

GEJALA

Gejalanya berupa:

- Demam yang turun-naik, tetapi biasanya diatas 39° Celsius, sifatnya menetap (lebih dari 5 hari) dan tidak memberikan respon terhadap asetaminofen maupun ibuprofen dalam dosis normal
- Rewel, tampak mengantuk
- Kadang timbul nyeri kram perut
- Ruam kulit di batang tubuh dan di sekeliling daerah yang tertutup popok
- Ruam pada selaput lendir (misalnya lapisan mulut dan vagina)
- Tenggorokan tampak merah
- Bibir merah, kering dan pecah-pecah
- Lidah tampak merah (strawberry-red tongue)
- Kedua mata menjadi merah, tanpa disertai keluarnya kotoran
- Telapak tangan dan telapak kaki tampak merah, tangan dan kaki membengkak
- Kulit pada jari tangan dan jari kaki mengelupas (pada hari ke 10-20)
- Pembengkakan kelenjar getah bening leher
- Nyeri persendian (atralgia) dan pembengkakan, seringkali simetris (pada sisi tubuh kiri dan kanan).

KOMPLIKASI

Sekitar 5-20% penderita mengalami komplikasi jantung, yang biasanya timbul pada minggu ke 2-4:

· Peradangan arteri koroner (arteri yang membawa darah ke jantung)
· Aneurisma (pelebaran bagian dari arteri koroner)
· Perikarditis (peradangan kantung jantung)
· Miokarditis akut (peradangan otot jantung)
· Gagal jantung
· Kematian otot jantung (infark miokardium).

Komplikasi lainnya:
· Ruam yang tidak biasa uveitis anterior)
· Nyeri atau peradangan sendi (terutama sendi-sendi yang kecil)
· Peradangan non-infeksius pada selaput otak (meningitis aseptik)
· Peradangan kandung empedu
· Diare.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan jika terjadi demam selama lebih dari 5 hari dan ditemukan 4 dari 5 gambaran berikut:

- Ruam kulit
- Alat gerak (lengan dan tungkai ) merah dan membengkak
- Mata merah
- Perubahan pada bibir dan mulut
- Pembengkakan kelenjar getah bening.


Pemeriksaan yang biasa dilakukan:

· EKG dan ekokardiografi, bisa menunjukkan tanda-tanda dari miokarditis, perikarditis, artritis, meningitis aseptik atau vaskulitis koroner
· Hitung darah lengkap (menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih dan anemia (berkurangnya jumlah sel darah merah); pemeriksaan darah berikutnya menunjukkan peningkatan jumlah trombosit
· Rontgen dada
· Analisa air kemih (bisa menunjukkan adanya nanah atau protein dalam air kemih).

PENGOBATAN

Pengobatan dini secara berarti dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan pada arteri koroner dan mempercepat pemulihan demam, ruam dan rasatidak nyaman. Selama 1-4 hari diberikan immunoglobulin dosis tinggi melalui infus dan aspirin dosis tinggi melalui mulut. Setelah demam turun, biasanyaaspirin dalam dosis yang lebih rendah diberikan selama beberapa bulan untuk
mengurangi resiko kerusakan arteri koroner dan pembentukan bekuan darah.

Dilakukan beberapa kali pemeriksaan EKG untuk mendeteksi adanya komplikasi jantung.
Aneurisma yang besar diobati dengan aspirin dan obat anti pembekuan (misalnya
warfarin). Aneurisma yang kecil cukup diatasi dengan aspirin.

Jika anak menderita influenza atau cacar air, untuk mengurangi resiko terjadinya sindroma Reye, sebaiknya untuk sementara waktu diberikandipiridamol, bukan aspirin.

PROGNOSIS

Jika tidak terjadi komplikasi jantung, biasanya akan terjadi pemulihan sempurna. Sekitar 1-2% penderita meninggal, biasanya akibat komplikasi jantung; 50% diantaranya meninggal pada bulan pertama, 75% meninggal pada bulan kedua, 95% meninggal pada bulan keenam. Tetapi kematian bisa terjadi 10 tahun kemudian dan kadang secara tiba-tiba.

Aneurisma yang kecil cenderung menghilang dalam waktu 1 tahun, tetapi arteri koroner tetap lemah sehingga beberapa tahun kemudian timbul kelainan jantung.

Artikel dari www.medicastore.com

Posted by dinnykaa at 07:38:37 | Permalink | Comments (4)

Tuesday, July 19, 2005

Meningkatkan Psikis Anak

Acuan Dalam Meningkatkan Kemampuan Psikis Anak Acuan bantuan orang tua berikut ini bisa dimanfaatkan:

* Fokuskan perhatian pada harga dirinya. Ia perlu bangga pada dirinya sendiri sebelum mampu  bergaul dengan anak lain.


* Mulailah dengan berteman dengan anggota keluarga. Bila ia dapat berhubungan baik dengan adik-kakaknya, ia cenderung akan mudah menjalin pertemanan di luar keluarga.



* Mulailah dengan satu teman. Sediakan cukup mainan, termasuk beberapa mainan yang dobel agar mereka bisa bermain dengan lebih asyik.



* Mulailah satu jam saja. Hal ini untuk menghindari kejenuhan anak dan agar anak tidak terlalu lelah bermain.



* Bila berkelompok, biarkan ia berinisiatif sendiri untuk bergabung. Awalnya ia mungkin hanya mengamati, lalu ikut bereaksi dan akhirnya terlibat dalam aktivitas interaksi.



* Ajak bermain kooperatif. Permainan yang menuntut kebersamaan, seperti main bola, kejar-kejaran, sangat mendukung agar anak segera melakukan interaksi sosial.



* Selalu dalam pengawasan. Untuk menjaga hal yang tidak-tidak, sebaiknya jangan tinggalkan si kecil dengan temannya. Sebab bila terjadi konflik, Anda harus segera melerainya tanpa pilih kasih.



* Jaga perasaan anak. Bila anak sulit untuk berteman, jangan memarahinya, membentak, mengkritik bahkan memukulnya. Tetapi hiburlah ia agar segala kendala yang dirasakannya, hilang.



* Latih sebanyak mungkin. Bila ia lebih sering bertemu teman sebaya, di lingkungan keluarga, tempat tinggal maupun di taman bermain, maka ia akan lebih terlatih sehingga lebih mudah untuk bergaul.



* Beri waktu. Memaksa anak batita agar cepat bersosialisasi, justru akan memberi efek negatif. Ia akan merasa ada penolakan dari Anda dan akibatnya ia akan semakin melekat pada Anda. Biarkan ia menyadari bahwa bermain dengan teman sebaya lebih asyik daripada main sendiri atau bermain dengan ibu.



Sumber :Milist Sehat

Posted by dinnykaa at 02:47:54 | Permalink | Comments Off

Friday, July 15, 2005

Kejang Pada Bayi

KEJANG demam adalah penyakit pada anak yang disebabkan oleh demam.
Umumnya, sekitar 2% sampai 5% anak berumur antara enam bulan sampai
lima
tahun mengalami demam ini. Namun tidak sampai menginfeksi otak anak.
Apa yang harus dilakukan bila anak mengalami kejang demam? Walaupun kejang demam terlihat sangat menakutkan, sebenarnya jarang sekali terjadi komplikasi berat. Yang paling penting (dan paling sulit) adalah untuk tetap tenang.

Lihat jam untuk menentukan berapa lama kejang berlangsung. Jangan memasukkan sendok atau jari ke dalam mulut anak untuk mencegah lidahnya tergigit. Hal ini tidak ada gunanya, justru berbahaya karena gigi dapat patah atau jari luka. Miringkan posisi anak sehingga ia tidak
tersedak air liurnya. Jangan mencoba menahan gerakan anak. Turunkan demam dengan membuka baju dan menyeka anak dengan air sedikit hangat. Setelah air menguap, demam akan turun. Jangan memberi kompres dengan es atau alkohol karena anak akan menggigil dan suhu di dalam tubuh justru meningkat, walaupun kulitnya terasa dingin. Bila ada, Anda dapat
memberikan diazepam melalui anus. Untuk anak dengan berat badan kurang dari 10 kg dapat diberikan obat, sebagian besar kejang demam akan berhenti sendiri sebelum lima menit.

Apakah anak perlu masuk rumah sakit?
Bila kejang berlangsung kurang dari lima menit, kemudian anak sadar dan menangis, biasanya tidak perlu dirawat. Bila demam tinggi, kejang berlangsung lebih dari 10-15 menit, kejang berulang atau anak tidak sadar setelah kejang berhenti. Anda harus membawanya ke Dokter atau Rumah Sakit.

Untuk membantu menentukan apa yang akan terjadi pada anak dikemudian hari, kejang demam dibagi dalam kejang demam sederhana dan kejang kompleks.

Kejang demam sederhana adalah bila kejang berlangsung kurang dari 15 menit dan tidak berulang pada hari yang sama, sedangkan kejang kompleks adalah bila kejang hanya terjadi pada datu sisi tubuh, berlangsung lama lebih dari 15 menit atau berulang dua kali atau lebih dalam satu hari.

Kejang demam sederhana tidak menyebabkan kelumpuhan, meninggal atau mengganggu kepandaian. Risiko untuk menjadi epilepsi di kemudian hari juga sangat kecil, sekitar 2% hingga 3%. Risiko terbanyak adalah berulang kejang demam, yang dapat terjadi pada 30 sampai 50% anak. Risiko-risiko tersebut lebih besar pada kejang yang kompleks.

Rekaman otak atau electroencephaiografi (EEG) biasanya tidak dilakukan secara rutin, karena tidak berguna untuk memperkirakan apakah kejang akan berulang kembali, juga tidak dapat memperkirakan apakah akan terjadi epilepsi di kemudian hari. Pemeriksaan CT scan atau MRI juga tidak perlu dilakukan.

Untuk anak dengan kejang kompleks atau anak mengalami kelainan saraf yang nyata, dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan pengobatan dengan anti kejang jangka panjang selama 1-3 tahun. Obat yang digunakan misalnya phenobarbital yang sangat efektif untuk mencegah berulangnya kejang, namun di sisi lain memiliki efek samping menyebabkan anak menjadi hiperaktif.

Obat lain misalnya asam valproat, sama efektifnya untuk mencegah berulangnya kejang namun mepunyai efek samping mengganggu fungsi hati, terutama pada anak berumur kurang dari 2 tahun. Dokter akan memberi anda pilihan yang terbaik.

dr. Hardiono Pusponegoro

Posted by dinnykaa at 08:20:08 | Permalink | Comments (2)

Thursday, July 14, 2005

USU UHT…. Penting !!!

Mengenal susu UHT sih dari kecil :D tapi tau full tentang UHT baru-baru ini sejak masuk milist Sehat. Ternyata susu UHT boleh dikonsumsi itu sejak anak di atas 1 tahun. Susu UHT itu full natural dari susu sapi yang nggak ditambah-tambahin lagi. Fenomena susu formula dengan tambahan ARA, DHA, ALA ataupun apapun itu ternyata membuat pencernaan balita menjadi tidak sempurna karena tidak bisa dicerna dengan baik dan menimbulkan feces balita qta menjadi keras dan mengakibatkan konstipasi. So mulailah berikan balita qta susu UHT, jangan takut tidak memdapatkan balita qta tidak secerdas balita dnegan susu formula dengan tambahan ARA dll, toh qta bisa liat orang dulu bisa pinter dan jenius padahal dulu kan blom ada susu UHT.



Berikut ini ulasam susu UHT………



Oleh : Prof Dr Ir Made Astawan MS



Susu merupakan sumber gizi terbaik bagi mamalia yang baru dilahirkan.

Susu disebut sebagai makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat

gizinya yang lengkap. Selain air, susu mengandung protein, karbohidrat,

lemak, mineral, enzim-enzim, gas serta vitamin A, C dan D dalam jumlah

memadai. Manfaat susu merupakan hasil dari interaksi molekul-molukel

yang terkandung di dalamnya.



Susu segar merupakan cairan yang berasal dari ambing sapi sehat dan

bersih yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar yang kandungan

alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum

mendapat perlakuan apapun (SNI 01-3141-1998). Dalam prakteknya sangat

kecil peluang kita untuk mengonsumsi susu segar definisi SNI tersebut

di atas. Umumnya susu yang dikonsumsi masyarakat adalah susu olahan

baik dalam bentuk cair (susu pasteurisasi, susu UHT) maupun susu bubuk.



Susu pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas sekitar 63-

72 derjat Celcius selama 15 detik yang bertujuan untuk membunuh bakteri

patogen. Susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu rendah (5-6 derjat

Celcius) dan memiliki umur simpan hanya sekitar 14 hari.



Susu bubuk berasal susu segar baik dengan atau tanpa rekombinasi dengan

zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. Umumnya

pengeringan dilakukan dengan menggunakan spray dryer atau roller

drayer. Umur simpan susu bubuk maksimal adalah 2 tahun dengan

penanganan yang baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi

tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk prowder), susu

bubuk rendah lemak (partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak

(skim milk prowder) (SNI 01-2970- 1999).



Susu UHT (ultra high temperature) merupakan susu yang diolah

menggunakan pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang singkat

(135-145 derjat Celcius) selama 2-5 detik (Amanatidis, 2002). Pemanasan

dengan suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme

(baik pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu

pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi

susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak

berubah seperti susu segarnya.



Proses Susu UHT

Susu cair segar UHT dibuat dari susu cair segar yang diolah menggunakan

pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang sangat singkat untuk

membunuh seluruh mikroba, sehingga memiliki mutu yang sangat baik.

Secara kesuluruhan faktor utama penentu mutu susu UHT adalah bahan

baku, proses pengolahan dan pengemasannya.



Bahan baku susu UHT cair segar adalah susu segar yang memiliki mutu

tinggi terutama dalam komposisi gizi. Hal ini didukung oleh perlakuan

pra panen hingga pasca panen yang terintegrasi. Pakan sapi harus diatur

agar bermutu baik dan mengandung zat-zat gizi yang memadai, bebas dari

antibiotika dan bahan-bahan toksis lainnya. Dengan demikian,

sapi perah akan menghasilkan susu dengan komposisi gizi yang baik. Mutu

susu segar juga harus didukung oleh cara pemerahan yang benar termasuk

di dalamnya adalah pencegahan kontaminasi fisik dan mikrobiologis

dengan sanitasi alat pemerah dan sanitasi pekerja. Susu segar yang baru

diperah harus diberli perlakuan dingin termasuk

transportasi susu menuju pabrik.



Pengolahan di pabrik untuk mengkonversi susu segar menjadi susu UHT

juga harus dilakukan dengan sanitasi yang maksimum yaitu dengan

menggunakan alat-alat yang steril dan meminimumkan kontak dengan

tangan. Seluruh proses dilakukan secara aseptik.



Susu UHT dikemas secara higienis dengan menggunakan kemasan aseptic

multilapis berteknologi canggih, Kemasan multilapis ini kedap udara

sehingga bakteri pun tak dapat masuk ke dalamnya. Karena bebas bakteri

perusak minuman, maka susu UHT pun tetap segar dan aman untuk

dikonsumsi. Selain itu kemasan multilapis susu UHT ini juga

kedap cahaya sehingga cahaya ultra violet tak akan mampu menembusnya

dengan terlindungnya dari sinar ultra violet maka kesegaran susu UHT

pun akan tetap terjaga. Setiap kemasan aseptik multilapis susu UHT

disterilisasi satu per satu secara otomatis sebelum diisi dengan susu.

Proses tersebut secara otomatis dilakukan hampir tanpa adanya campur

tangan manusia sehingga menjamin produk yang sangat higienis dan

memenuhi standar kesehatan internasional.



Dengan demikian teknologi UHT dan kemasan aseptik multilapis menjamin

susu UHT bebas bakteri dan tahan lama tidak membutuhkan bahan pengawet

dan tak perlu disimpan di lemari pendingin hingga 10 bulan setelah

diproduksi.



Keunggulan Susu UHT

Kelebihan-kelebihan susu UHT adalah simpannya yang sangat panjang pada

susuh kamar yaitu mencapai 6-10 bulan tanpa bahan pengawet dan tidak

perlu dimasukkan ke lemari pendingin. Jangka waktu ini lebih lama dari

umur simpan produk susu cair lainnya seperti susu pasteurisasi. Selain

itu susu UHT merupakan susu yang sangat higienis karena bebas dari

seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora

sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir

tidak ada. Kontak panas

yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna,

aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak

berubah.



Proses pengolahan susu cair dengan teknik sterilisasi atau pengolahan

menjadi susu bubuk sangat berpengaruh terhadap mutu sensoris dan mutu

gizinya terutama vitamin dan protein. Pengolahan susu cair segar

menjadi susu UHT sangat sedikit pengaruhnya terhadap kerusakan protein.

Di lain pihak kerusakan protein sebesar 30 persen terjadi pada

pengolahan susu cair menjadi susu bubuk.



Kerusakan protein pada pengolahan susu dapat berupa terbentuknya pigmen

coklat (melanoidin) akibat reaksi Mallard. Reaksi Mallard adalah reaksi

pencoklatan non enzimatik yang terjadi antara gula dan protein susu

akibat proses pemanasan yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama

seperti pada proses pembuatan susu bubuk. Reaksi pencoklatan tersebut

menyebabkan menurunnya daya cerna protein.



Proses pemanasan susu dengan suhu tinggi dalam waktu yang cukup lama

juga dapat menyebabkan terjadinya rasemisasi asam-asam amino yaitu

perubahan konfigurasi asam amino dari bentuk L ke bentuk D. Tubuh

manusia umumnya hanya dapat menggunakan asam amino dalam bentuk L.

Dengan demikian proses rasemisasi sangat merugikan dari sudut pandang

ketersediaan biologis asam-asam amino di dalam tubuh.



Reaksi pencoklatan (Mallard) dan rasemisasi asam amino telah berdampak

kepada menurunnya ketersedian lisin pada produk-produk olahan susu.

Penurunan ketersediaan lisin pada susu UHT relatif kecil yaitu hanya

mencapai 0-2 persen. Pada susu bubuk penurunannya dapat mencapai 5-10

persen.



Tip Penggunaan Susu UHT

Apabila kemasan susu UHT telah dibuka, maka susu tersebut harus

disimpan pada refrigerator. Susu UHT harus dihindarkan dari penyimpanan

pada suhu tinggi (di atas 50 derjat Celcius) karena dapat terjadi

gelasi yaitu pembentukan gel akibat kerusakan protein.



Kerusakan susu UHT sangat mudah dideteksi secara visual, ciri utama

yang umum terjadi adalah kemasan menggembung. Gembungnya kemasan

terjadi akibat kebocoran kemasan yang memungkinkan mikroba-mikroba

penbusuk tumbuh dan memfermentasi susu. Fermentasi susu oleh mikroba

pembusuk menghasilkan gas CO2 yang menyebabkan gembung.



Kerusakan juga ditandai oleh timbulnya bau dan rasa yang masam. Selain

menghasilkan gas, aktivitas fermentasi oleh mikroba pembusuk juga

menghasilkan alkohol dan asam-asam organik yang menyebabkan susu

menjadi berflavor dan beraroma masam.



Hindari mengkonsumsi susu UHT yang telah mengental. Fermentasi susu

oleh bakteri pembusuk juga pembusuk juga menyebabkan koagulasi dan

pemecahan protein akibat penurunan pH oleh asam-asam organic. Koagulasi

dan pemecahan protein inilah yang menyebabkan tekstur susu rusak yaitu

menjadi pecah dan agak kental. (sh)



Subject: RE: [sehat] susu UHT



1. Ultra Milk Full Cream dan Low Fat tidak menggunakan tambahan gula

apapun,jadi pada dasarnya boleh dikonsumsi oleh konsumen yang

menghindari atau sedang diet gula tambahan. Semoga kesehatan ibu Ita

dapat tetap terjaga dengan mengkonsumsi susu Ultra secara teratur.



2. Proses yang dilakukan pada pembuatan susu Ultra low Fat adalah susu

segar tersebut dialirkan terlebih dahulu pada suatu alat yang

disebut “Fat Separator” yang akan memisahkan lemak susunya sebelum

disteriliasi UHT. Kandungan lemak susu Ultra low Fat adalah 1,8 gram

per 250ml, relatif sangat rendah jumlahnya.



Bila masih ada pertanyaan, masukan mengenai produk kami, silakan info

kami kembali lewat e-mail ini atau melalui telepon: 022-665 4610 atau

toll free 0-800-11-Ultra (85872)



Terima kasih atas kesetiaannya untuk tetap mengkonsumsi produk-produk PT

Ultrajaya.



Salam hormat buat sekeluarga,

Azwar



—–Original Message—–

From: Azwar

Sent: Monday, May 30, 2005 9:28 AM

To: Novita,

Subject: FW: [sehat] susu UHT



Bersama ini kami ingin tegaskan kembali bahwa Susu Ultra yang kita jual

adalah susu segar yang kami proses melalui teknologi sterilisasi UHT

(Ultra High Temperature) pada suhu 140C selama 4 detik untuk mematikan

bakterinya. Selanjutnya dikemas dengan kemasan aseptik 6 lapis untuk

melindungi susu segar tersebut dari kontaminasi bakteri udara luar dan

sinar matahari.



Pada kemasan susu Ultra kami hanya mencantumkan nama susu segar full

cream untuk yang putih atau susu segar coklat untuk susu ultra rasa

coklat karena memang yang kami olah adalah 100% susu segar. UHT adalah

proses yang kami lakukan untuk mematikan semua bakteri yang terkandung

dan kami anggap bukan nama produk atau kategori produk.



Semoga penjelasan ini memberikan masukan yang bermanfaat.

Terima kasih atas perhatiannya dan salam dari PT Ultrajaya.

Azwar - Public Affairs Manager
Posted by dinnykaa at 03:02:57 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, July 13, 2005

KAPAN HARUS MENGHUBUNGI DOKTER

DEMAM:
Pada umumnya, demam tidak membahayakan, namun demikian, ada beberapa kondisi dimana orang tua harus waspada. Pada bayi misalnya, semakin muda usianya, orang tua harus harus semakin waspada. Tengok patokan umum di bawah ini;

pada bayi yang lebih tua (usia 6 bulan atau lebih), kita baru menghubungi dokter bila suhunya mendekati 40°C. Pada bayi yang lebih muda, dianjurkan untuk menghubungi dokter bila suhunya 38°C atau lebih.
. Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh ³ 38°C
. Bila bayi berusia 3 - 6 bulan dengan suhu tubuh ³ 38.5°C
. Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh ³ 40°C

Selain tingginya suhu tubuh, dokter juga perlu dihubungi pada beberapa
kondisi berikut ini:
- Apabila kondisi anak memburuk
- Demam sudah berlangsung 72 jam
- Susah minum atau tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi
- Rewel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan
- Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)
- Kejang atau kaku kuduk leher
- Sakit kepala hebat yang menetap
- Sesak napas
- Muntah, diare terus-menerus

SELESMA:
- Demam lebih dari 72 jam
- Batuk lebih dari satu minggu; atau batuk hebat dengan muntah-muntah.
- Rewel dan letargi
- Sesak napas atau tampak kebiruian sekitar bibir dan mulut
- Jarang buang air kecil (lihat dehidrasi) atau tidak mau minum
- Dahak ada darahnya
- “Ingus” hijau kental lebih dari 2 minggu

BATUK:
- Mengalami kesulitan bernapas atau bernapas dengan sekuat tenaga (otot-otot
pernapasan tambahan ikut dikerahkan sehingga tampak otot-otot di sela-sela
iga tertarik ke dalam, otot di atas belikat juga tertarik ke dalam, napas cuping hidung);
- Kebiruan di bibir, lidah atau wajah;
- Demam tinggi terutama bila tidak ada batuk pilek; sedangkan pada bayi
berusia kurang dari 3 bulan, dokter harus tetap dihubungi (tanpa memandang
tingginya demam);
- Bayi berusia £ 3 bulan yang terbatuk-batuk selama beberapa jam;
- Bila terdengar suara whooping saat bernapas sesudah terbatuk;
- Bila batuk ada darahnya (kecuali bila anak baru saja mengalami mimisan,
maka biasanya darah di batuknya tidak perlu dikhawatirkan);

DIARE:
- Popoknya tidak basah selama 8 jam, serta tanda-tanda dehidrasi yang sudah
dikemukakan di atas.
- Demam tinggi.
- Tinjanya berdarah.
- Mengantuk luar biasa, lemas, sulit dibangunkan.
- Bila anaknya mengalami diare kronis.

INFEKSI TELINGA:
Bawa anak ke dokter bila anda mencurigai adanya otitis media. Namun harap
diingat, dokter tidak otomatis akan memberikan antibiotika setiap kali
telinga anak terlihat merah.
- Bayi dan anak kecil berisiko untuk kerap terkena infeksi telinga
- Otitis media tidak selalu harus diobati dengan antibiotika
- Untuk beberapa lama (sampai dengan 3 bulan) sesudah otitis media, akan
terdapat cairan di rongga telinga tengah. Ini merupakan kondisi yang normal
dan tidak membutuhkan pengobatan apapun.

MUNTAH:
Muntah yang tidak disertai dengan gejala lain dan tidak berulang, biasanya
bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Bawa segera anak ke rumah sakit bila:
- Muntah kehijauan.
- Sakit perut selama 6 jam.
- Bintik-bintik merah muda/keunguan yang tidak hilang saat ditekan.

Hubungi dokter bila anak menunjukkan gejala berikut:
- Bayi muntah-muntah selama 6 jam terakhir atau anak selama 12 jam
- Apabila bayi menunjukkan gejala dehidrasi (ubun-ubun besar cekung (bayi),
matanya cekung, bibir kering; buang air kecil sedikit dan berwarna lebih tua
dari biasanya; elastisitas kulit menurun.
- Tidak mau minum.
- Mengantuk luar biasa dan rewel.

KONDISI GAWAT DARURAT: KENALILAH

· Mengantuk luar biasa (drowsiness). Kesadaran agak menurun, kontak mata berkurang. Berbagai rangsangan (termasuk rangsangan  suara) tidak menimbulkan respons dari pihak si anak

· Letargi atau penurunan aktivitas. Anak berbaring lunglai, kaki dan tangan jarang digerakkan. Anak juga tidak tertarik untuk terlibat dalam suatu kegiatan.
· Gangguan napas. Anak bernapas dengan cepat atau merintih saat bernapas, atau setiap kali menarik napas, otot-otot dada tertarik ke dalam.
· Tidak mau minum atau makan (poor feeding). Minum jauh lebih sedikit dari biasanya. Bayi tidak mau menetek atau meneteknya sangat jarang dan hisapannya lemah. Bayi non ASI hanya minum separuh dari kebutuhannya dalam 24 jam. Bayi juga samasekali menolak makan.
· Muntah menyemprot. Muntah ini tidak ada kaitannya dengan makan atau minum, tidak ada pula kaitannya dengan batuk. Muntah kuat terjadi secara tiba-tiba. Pikirkan kemungkinan adanya peningkatan tekanan di rongga kepala seperti yang biasa terjadi pada meningitis.
· Produksi urin berkurang atau dehidrasi berat. Anak buang air kecil kurang dari 4 kali dalam 24 jam (popoknya tetap kering selama 6 - 8 jam).
· Bayi tersedak (bayi tidak bisa bernapas, muka menjadi merah lalu biru).
· Diare terus menerus selama 12 jam terakhir. Muntah-muntah hebat.
· Kondisi lain yang juga perlu untuk dibawa ke unit layanan kesehatan adalah muntah berwana hijau, kejang berulang atau lama, demam tinggi (terutama demam pada bayiberusia kurang dari 6 bulan), hernia, rewel terus menerus dan sulit ditenangkan


Dr. Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed.

Posted by dinnykaa at 05:59:18 | Permalink | Comments (1) »