Friday, July 15, 2005

Berat dan Ringannya Asma

Derajat asma dapat dibagi berdasarkan frekuensi dan berat ringan gejala yang terjadi.

Inilah klasifikasi asma berdasarkan frekuensi munculnya:

 

* Intermitten, yaitu sering tanpa gejala atau munculnya kurang dari 1 kali dalam seminggu dan gejala asma malam kurang dari 2 kali dalam sebulan. Jika seperti itu yang terjadi, berarti faal (fungsi) paru masih baik.

*
Persisten ringan, yaitu gejala asma lebih dari 1 kali dalam seminggu dan serangannya sampai mengganggu aktivitas, termasuk tidur. Gejala asma malam lebih dari 2 kali dalam sebulan. Semua ini membuat faal paru relatif menurun.

*
Persisten sedang, yaitu gejala asma terjadi setiap hari dan serangan sudah mengganggu aktivitas, serta terjadinya 1-2 kali seminggu. Gejala asma malam lebih dari 1 kali dalam seminggu. Faal paru menurun.

*
Persisten berat, gejala asma terjadi terus-menerus dan serangan sering terjadi. Gejala asma malam terjadi hampir setiap malam. Akibatnya faal paru sangat menurun.

Sedangkan, inilah pembagian asma berdasarkan berat ringannya gejala:

* Serangan asma akut ringan, dengan gejala:
- Rasa berat di dada,
- Batuk kering ataupun berdahak,
- Gangguan tidur malam karena batuk atau sesak napas,
- Mengi tidak ada atau mengi ringan,
- APE (Arus Puncak Aspirasi) kurang dari 80 %.

* Serangan Asma akut sedang, dengan gejala:
- Sesak dengan mengi agak nyaring,
- Batuk kering/berdahak,
- Aktivitas terganggu,
- APE antara 50-80%.

* Serangan Asma akut berat, dengan gejala:
- Sesak sekali,
- Sukar berbicara dan kalimat terputus-putus,
- Tidak bisa berbaring, posisi mesti 1/2 duduk agar dapat bernapas,
- APE kurang dari 50 %.

Serangan Asma dikatakan mengancam jiwa jika kesadaran penderita sudah menurun. Napasnya juga pendek-pendek, dan bibir serta kuku penderita tampak kebiruan. Gejala lainnya adalah APE sudah tidak dapat diperiksa lagi. APE dihitung dengan alat bernama Peak Flow Meter untuk melihat fungsi paru penderita. Saat itu, dalam darah penderita juga terlihat kadar O2 yang menurun, sementara CO2 meningkat.

 

Posted by dinnykaa at 06:14:12 | Permalink | Comments Off

Friday, July 8, 2005

Mengenal Asma

Apakah Asma?

Penderita asma mempunyai saluran udara yang sensitif dalam paru-parunya. Sewaktu terkspos kepada penyebab tertentu, saluran udara semakin sempit (lihat gambar), dan akibatnya sulit untuk bernapas. Ada dua faktor utama yang menyebabkan saluran udara menjadi sempit:

1. Selaput dalam saluran udara menjadi merah dan bengkak (radang) dan banyak mukus (lendir) mungkin dihasilkan.
2. Otot di keliling saluran udara menyempit (bronkokonstriksi).



Mengapa orang menderita as
ma?

Penyebab asma tidak dipahami sepenuhnya, tetapi sering ada riwayat keluarga penderita asma, eksem atau demam serbuk sari. Asma dapat mulai kapan-kapan saja dan dapat berubah dengan berlalunya waktu. Anak-anak dari ibu yang merokok sewaktu hamil dan anak-anak yang terekspos kepada asap rokok sewaktu masih kecil mempunyai risiko yang lebih tinggi mengidap asma.

Apakah gejala-gejala utama asma?

•  Desah – bunyi tinggi menciut-ciut atau meniup sewaktu bernapas
•  Dada terasa ketat
•  Sesak napas
•  Batuk

Gejala-gejala asma dapat berbeda dari penderita ke penderita, dan dari waktu ke waktu. Ada penderita yang mengalami semua gejala ini manakala penderita lain hanya mempunyai desah atau batuk.

Apakah penyebab gejala asma?

Penyebab asma juga berbeda tergantung penderitanya. Penyebab yang paling sering ditemui adalah:

• Pilek dan flu (terutama anak-anak)
• Gerak badan (dapat dikurangi)
• Serbuk sari, jamur atau rumput
• Bulu binatang dan ketombe (sisik kulit)
• Tungau
• Asap rokok
• Perubahan suhu udara dan cuaca
• Obat tertentu (mis. aspirin dan beberapa jenis obat tekanan darah)
• Bahan kimia, bau kuat dan semprot aerosol tertentu (mis. minyak wangi)
• Makanan, bahan pengawet, penambah rasa dan warna tertentu
• Pekerjaan tertentu
• Perasaan tertentu (mis. stres)

Bagi sejumlah penderita, mungkin sulit untuk mengetahui apa yang menyebabkan asma!
Bertanyalah kepada dokter Anda untuk informasi selanjutnya.

Apakah asma dapat disembuhkan?

Asma tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dirawat. Kebanyakan penderita asma melakukan kegiatan sehari-hari tanpa gejala asma. Perawatan asma yang baik memperbolehkan Anda hidup secara giat dan sehat.

Perawatan asma yang baik melibatkan:

1. Menggunakan obat asma sebagaimana diminta
2. Memantau asma
3. Tetap giat dan sehat
4. Menjauhi diri dari penyebab sedapat mungkin
5. Mempunyai rencana tindakan asmayang tertulis
6. Bertemu dengan dokter secara tetap

Posted by dinnykaa at 08:59:18 | Permalink | Comments (3)