Hari Rabu kemarin Mama d beserta teman-teman kantor berkesempatan kunjungan lapangan melihat proses rock blasting atau peledakan batuan di sebuah bukit batu lokasi di Lagadar, Cimahi.
Gambar 1 & 2 Proses Penggalian
Proses awal dari blasting adalah pengeboran dengan alat CRD (Core Rock Drilled) dengan kedalaman 6 m. Lubang hasil pengeboran diisi dengan bahan peledak (formulanya dirahasiakan ah :P) yang kemudian di tutup tanah. Lubang dipasang detonator dan siap diledakan. Hasil peledakan adalah batuan yang kemudian dipilih lagi disebuah mesin dengan ukuran split ½, split 1/3 dan agregat.

Gambar 3. Saat Peledakan
Persiapan blasting memakan waktu lebih dari 2 jam yaitu untuk mengebor lubang sebanyak 10 buah. Waktu yang mayan panjang itu kami habiskan dengan ngegosip dan foto-foto hehehe. Tahap peledakan adalah saat yang kami tunggu-tunggu, tapi tim rada kecewa karena pas peledakannya meuni nggak kerasa hehehe, bunyi juga cuma “blep” nggak “duar” seperti yang di film-film perang hehehe. Ternyata tim terlalu banyak berharap :D, padahal bahan peledaknya emang diset untuk meledakkan daerah itu saja. Nggak kebayang kalo gempa 9 skala mmi atau ada bom meledak, batu diledakin aza lumayan blep dan kami harus melihat dari jarak yang lumayan jauh.
Gambar 5. Curi-curi difoto sama Wade difoto saat penjelasan dari tim peledakan (anggeur)
Gambar 6. Lama nunggu mending difoto ah
Ada satu hal yang membuat Mama rada miris yaitu bukit-bukit sekitar lokasi yang mulai rata, hilang lagi tempat penampungan air di Bandung, bisa-bisa beberapa tahun lagi Bandung kakeueum hiks hiks hiks.