Friday, December 15, 2006

Wish list mama d

Tumben si Om ini ngasih Peer :D.

Wish list mama d :

1. Mencari amal sebanyak2nya

2. Belajar bersabar nggak cepet kebakaran jenggot (tapi nggak punya jenggot ketang)

3. Rumah pengen rapi walau cuma sepuluh menit ajah

4. Pengen Bibi Entin tetep kerja di rumah walaupun dah punya suami baru (duh kalo tidak musti nyari lagi atuh)

5. Rumah nggak banyak yang bocor, pah jangan rumah orang aja yang dibenerin, inget rumah kita xixixixixi

6. Software keuangan kantor sembuh dan data2nya kembali hiks hiks hiks

7. Kerjaan kantor nggak bikin pusing tujuh keliling dan ngak jadi mimpi buruk lagi

8. Turun ke dapur memasak masakan Palembang

9. Kantor si Papa cepet selesai

10. Banyak meluangkan waktu dengan tetangga, hadir di pengajian dan arisan. Waks kejadian ini mah,keluarga kami nggak tau ada tetangga yang rada jauh rumahnya dari kami meninggal hiks hiks hiks. Hapunten Bu Iyan sakulawargi (kebangetan ini mah)

11. Pengen liburan

12. …

 

Posted by dinnykaa at 06:43:20 | Permalink | Comments (1) »

Friday, November 24, 2006

Porong oh Porong

23 November 2006

Malam tadi mama nggak bisa tidur setelah dapet telpon dari Hany sahabat mama yang bekerja di Timnas Porong. Telepon tersebut mengabarkan kalo pipa gas meledak, tanggul jebol, meluber ke jalan tol dan Pak John Daktar anggota Timnas yang satu kantor dengan Mama hilang. Setelah dapat kabar itu mama nggak bisa melepas pandangan dari text berjalan di Metro dan bersms ria dengan teman2 yang lain. Sebagian anggota Timnas adalah teman2 mama di kantor, rasanya sedih banget dan khawatir dengan keselamatan mereka terutama Pak Jhon yang memang sedang berada di daerah tanggul utama tsb.

Metro Tv memang keren, kabar ini dijadikan headline news sehingga kami dapat terus mengetahui kabar dari lapangan. Melihat korban berjatuhan rasanya sedih sekali, tidak mudah bekerja di dekat tanggul yang bermeter-meter itu.

Malam itu mama dapat instruksi dari big bos untuk mencari informasi bagaimana prosedur pemulangan jenazah ke Bandara esok hari, wah tambah khawatir deh karena Riza temen mama yang lain pesimis dengan keselamatan Pak John. Saat mama mulai tertidur, sms dari Hany mengatakan kalau Pak Jon sudah ditemukan di atas pohon dengan tangan dan kaki yang melepuh, ” Terima kasih ya Allah, kau telah selamatkan teman kami”.

Posted by dinnykaa at 07:46:03 | Permalink | Comments (8)

Wednesday, November 8, 2006

Mudik 3

Akhirnya tiba lah waktu pulang yaitu pada hari Jumat tanggal 27 November 2006 jam sembilan pagi… Untuk rute pulang kami pilih Lintas Timur karena kewajiban survei pan udah lunas tinggal bikin laporan uggghhhh :D. Saat di Kayu Agung, kami melewati tukang duren yang sangat menggoda iman si Papa yang malu-malu hihihihi, kenapa malu-malu abis nggak berani ngomong ngidam duren, soalnya istri tercintanya alergi sama duren. Demi cinta sejati akhirnya mama minta untuk stop di tukang duren itu. Ternyata Kaka Daffa itu balad papa, bisa diliat dia memilih ikut papa ke tukang duren daripada ikut mama nunggu di mobil hihihihi. Mama nggak sendirian di mobil bedua kakek hihihi ternyata mama yang balad kakek, kakek memang nggak terlalu suka duren dan sejak dia dinyatakan penderita diabetes dan asam urat, kakek menyatakan untuk jauh dari duren. Durennya murah lo Cuma 5 ribu satu kepala, Papa, Nenek, Mang Rai dan Kaka Daffa menghabiskan 3 duren, kayaknya siy enak, duren sumatera geto lo, sayang mama nggak bisa foto durennya untuk ngabibita karena nggak kena zoom hihihi mama motret memang dari jarak yang jauh, kan nggak lucu mau motret malah muntah ;P.

Kami tiba di Pelabuhan Bakau Huni jam delapan malam, perjalanan pulang pake degdegan niy, akibat papa ikutin petunjuk jalan baru nggak lewat Menggala seperti di map mudik Telkomsel. 100 Km pertama itu jalan bener2 bagus, maklum jalan baru tapi setelah melewati kota Way Jepara Kab Lampung kami menemukan jalan-jalan yang berlubang dan lama-lama tambah jelek deh jalannya.  Udah gitu sepanjang jalan SPBUnya baru di bangun hingga kita ngisi bensin ngeteng gitu, terima kasih juga buat Pak polisi yang merekomentasikan bensin yang murni. Akhirnya setelah 180 KM kami menemukan SPBU, alhamdullilah. Karena hari mulai gelap kami berjalan berombongan dengan dua mobil istilahnya mah kompoi. Duh itu jalan makin lama makin kami merasa off road hihihihi, yang nggak ngerasa cuma mama dan daffa kali abis kita mah pan ratu dan raja pelor sedunia ;P. Alhamdullilah tau-tau mobil kami udah deket dengan pelabuhan bakau huni, senangnyaaaaa, legaaa pisannnn. Kalo disuruh ke jalan yang itu nggak mau lagi ahhhh, kecuali kalo jalannnya udah bagus, serem booo mana mobil yang melewatinya juga dikit, kayaknya hanya rombongan kita aza yang pake jalan itu ihhhhh ngeriii.

Kali ini untuk mencapai kapal laut, tidak ada hambatan sama sekali secuali mobil plat BE yang nyele, yang mepet banget ke mobil kami. Tanduk mama akhirnya keluar, mama marain aja si sopirnya itu, akhirnya dia diem dan menunduk, yang kayak begini yang bikin macet dan yang bikin nggak teratur teh. Selama di kapal laut kita hanya menunggu di mobil, soalnya kapal kita sama kayak kapal yang sebelomnya. Ombaknya lumayan besar, kerasa banget ampul-ampulannya. Jam dua pagi kami sampai ke rumah nenek Euis di Rangkabitung, langsung deh selonjoran, dan cari bantal nggak lima menit langsung nyungsep.

Esoknya kami melanjutkan perjalanan menuju Bandung dengan mampir di Tante Huda, tantenya papa di bekasi dan ke rumah Om Chairul omnya papa di Karawang. Senangnya, karena udah dua taun kita nggak bersua.

Kalo Ke Jakarta nggak afdol kalo nggak ke sate maranggi di Purwakarta walapun kami harus keluar pintu tol di pintu cikampek. Hmmmm sate yang satu itu memang mantap sekali. Tau berapa tusuk yang mama makan saat itu???? Dua puluh tusuk booo hihihihihi nggak ada yang ngalahin soalnya Kakek dan Papa inget sama asam uratnya, Nenek inget sama hipertensinya dan Mang Rai dan Daffa seneng ngebelah Ikan bakarnya. Tambah nikmat dengan es kelapa yang rasanya original itu.

Posted by dinnykaa at 02:56:48 | Permalink | Comments (10)

Monday, November 6, 2006

Mudik 2

 

Saatnya jalan-jalan di Palembang. Secara kuantitas, jalan-jalan kita nggak nambah-nambah selain ke Benteng Kuto Besak yaitu untuk liat Jembatan Ampera siang dan malam hari (kurang kerjaan nyak???) dan ke dermaga untuk menyusuri sungai musi hehehe. Pengennya sih ngeliput proses pembuatan songket dan wisata museum, tapi apa daya pembuat songketnya masih mudik dan tim jalan-jalan kita pada ogah ke museum, padahalkan seru tuh ke museum. Yang bilang seru siy cuma mama aza denk. Akhirnya menyusuri sungai musi dan ke pulau Kemaro dengan perahu naga, tuh kan secara kuantitas alat transportasinya makin keren kan nggak pake ketek lagih hihihihi.

Di pulau kemaro itu ada sebuah kelenteng yang selain sebagai tempat beribadah juga ada kuburan seorang putri. Menurut cerita Kiki (temennya Tante Yantinya Daffa), putri itu adalah putri palembang yang disukai oleh seorang kaisar, dan pulau itu terbentuk dari harta kekayaan si kaisar yang di timbuh di sungai musi. Di Pulau itu biasa lah kita cuma liat-liat dan foto2 aza, abis kelentengnya udah di tutup siy.

Posted by dinnykaa at 10:01:07 | Permalink | Comments (4)

Tuesday, October 31, 2006

Mudik 1

Perjalanan kami dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2006 jam 9 malam dengan rute Bandung-pelabuhan merak yang ditempuh selama 5 jam dan diselingi istirahat di rest area jalan tol cikampek. Tiba di Merak jam 2 pagi dan kami menikmati kemacetan mulai dari 1 KM sebelum pintu pelabuhan, baru deh ngerasain macetnya mudik hehehe. Ketika mendekati kapal laut, mobil sudah parkir mengantri sampai kami ketinggalan 3 kapal, alhamdullilah jam 5.00 kami masuk ke kapal Nusa … Duh jadi miris banget deh, saat masuk ruangan penumpang yang nggak ekonomi, kok tercium bau pesing dan dinginnya ac nggak kerasa :D, akhirnya balik lagi deh kami ke mobil, ternyata lebih nyaman tidur di mobil bo. Selama di kapal laut itu, mama dan tim berkuliling2 ria mengantarkan “superman” yang pengen menjelajah ke setiap penjuru, ampe gempor deh mana kapalnya penuh.

Sampai di Bakauhuni jam 7.30, kami menggunakan jalur tengah sumatera dan di Kalianda di mulailah survey lereng :D. Urutan kegiatan survei adalah mencari lereng yang terjal dengan ketinggian di atas 10 m, mendokumentasikanya dengan cara di foto dan sketsa serta tracking GPS. Saat survei mama di bantu sang driver tiada lain papa shalman tercinta hehehe, nuhun pisan nya Pap, kerjaan mama jadi lancar dan cepat. Saat survei alhamdullilah Kaka daffa ngak rewel, malah seneng berenti-berenti dan sepanjang perjalanan selain tidur ya makan, bernyanyi atau ngejailin Mang Rai.

Malamnya kita menginap di Hotel Dewi 2 di Martapura sebuah kabupatan di Sumatera Selatan, alhamdulilah hotelnya bersih dan lumayan, mama menemukan hotel ini atas rekomendasi Pak Polisi. Perjalanan mudik ini sangat dibantu oleh info-info pak polisi, telkomsel siaga dan patok jalan, jadi selama perjalanan kami sangat nyaman dan aman, nggak takut tersesat, kalo pak polisi nggak ada tinggal tlp telkomsel siaga, semua info bisa kita dapat, yang paling sering mama tanyain apalagi kalo bukan letak SPBU, takut abis bensin dijalan mana letaknya kadang jauh2.

Kami mulai melanjutkan perjalanan jam 7 pagi, kabut asap menyambut kami di jalan menuju Kota Raja (baca Kota Rajo hehehe) sedih banget melihat pohon-pohon serta ilalang yang menghitam di sepanjang jalan, terkadang kami melihat asap mengepul. Kalo mama liat, kebakaran hutan selain dikarena pemanasan global juga diakibatkan oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab, abis banyak pohon2 yang menghitam itu ditebang dan dikumpulkan di suatu tempat. Jam 5 sore kami tiba di kota Palembang, senang rasanya, badan pegel mau rontok nggak terasa lagi. Setelah mandi langsung tiduran dan ngak mau jauh-jauh dari kipas angin, hareudang bayeungyang very very hot. Karena very hot tea dan kami nggak kebagian kamar ber ac ya sud deh, mama pasang kipas angin dua hehehe, alhamdullilah asma kaka Daffa aman walaupun asap kiriman dari Jambi bikin mata perih dan musti rada-rada batuk.

Saatnya lebaran, mohon maaf lahir dan batin. Lebaran di Palembang lebih ramai dibandingkan lebaran di Bandung, orang banyak yang bertakbiran keliling, kami hanya jadi penonton saja. Saat sholat ied alhamdullilah Kaka Daffa mengerjakan full dua rokaat tanpa culang cileng, tanpa duduk atau main-main nggak puguh, hebat bgt nih anak mama. Udahan sholat lansgung deh kaka Daffa tanya mama ” Kenapa Allah abannya (takbir) banyak banget ?” “Ini kan sholat ied jadi allah abannya (takbir) banyak”.

Untuk di Palembang ketupat disajikan dengan daging sapi malbi, daging sapi rendang, opor ayam tanpa kuah, dan sayuran dengan bumbu malbi juga, eneg banget hehehe. Untuk perkuean, empat kue wajib yang sangat manis tidak ketinggalan yaitu kue delapan jam (lama nian ya), kue ngke, kue lapis dan kue matsuba, itu kue sangat pabrik gula sekali, sampe dipotong2 kecil2, yang punya rumah takut tamunya kena diabetes hehehehe. Untuk minuman air putih menjadi barang langka karena disetiap rumah menyajikan aneka softdrink. Anak2 di sana jam tujuh pagi sudah bersofdrink ria, yang pening mama dan papa, daffa kan blon pernah mama kasih softdrink dan nggak akan pernah dikasih softdrink hehehe, dan daffa kabita dengan sofdrink itu, akhirnya kami akalin aja isinya di minum papa dan diganti sirup leci, dan kemanapun berada mama selalu bawa persediaan minuman kanibal itu, demi daffa tercinta hehehe. Tapi mama di bilang aneh bawa minuman kanibal itu, dan saat mama tanya kenapa anak2 kecil umurnya dua taun gitu boleh minuman sofdrink, jawabnya karena anak2 disana cucunya disana nggak ada yang penyakitan, kepala mama mengepul dan tanduk mama langsung keluar enak aja anak gue dibilang penyakitan, tapi astagfirullah masih lebaran ko tanduk ini udah keluar :D. (Bersambung)

Posted by dinnykaa at 02:15:09 | Permalink | Comments (19)

Friday, October 20, 2006

Selamat Hari Raya Idul Fitri

 
Wilujeung Boboran Siam
Hapunten samudaya kaleupatan
 
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon maaf lahir dan bathin
 
Dinny, Shalman dan Daffa
 
Nanti malem mama and keluarga akan tour mudik Bandung-Palembang,
mohon doa ya agar kami selamat sampai Palembang
dan saat pulang ke Bandung.
 
Mohon maaf mama blom berblogwalking ria, riweuh banget niy :D. 
Posted by dinnykaa at 06:10:06 | Permalink | Comments (9)

Thursday, October 12, 2006

Meuni asa dosa ka kel. Sumawihardja keluarga besar ti pihak papap. Kunaon cik???? gara-gara Daffa teu tiasaeun ngobrol sunda, ngertos ge kadang-kadang kitu. Padahal abi jeung pun lanceuk nu orang Palembang tea, pami ngobrol teh sok ngangge bahasa sunda, sanajan pun lanceuk teh sok sunda nu rada kasar tea. Keudah di maklum we, da nembe sapuluh taun anjeuna teh calik di tanah pasundan teh. Abi gaduh tekad, Daffa keudah nyarios bahasa sunda di bumi sanajan Daffa teh aya darah Palembangna.

Nuju Daffa orok, abi sok ngahaleuang lagu-lagu sunda siga lagu tihoncewang, borondong garing, pupuh kinanti jeung sajabana. Naha ari daffa tos baceo, diajarkeun teh lagi Nidji hehehehe. Lagu sunda naon nya, nu pondok nu tiasa enggal diapalkeun ku barudak. Tadina abi bade ngajarkeun lagu abdi teh ayeuna gaduh hiji boneka, teu kinten saena sareng lucuna, tapi eta mah lagu barudak istri atuh nya, da daffa mah teu gaduh boneka nu lucu hihihi.

Di blog wsab oge nuju ngabahas lagu-lagu sunda, janten sono hoyong ngadangukeun lagu-lagu sunda teh. DI tv lokal Bandung aya acara nu midangkeun lagu sunda, duh naon judul acarana teh hilap. Ngan pas acara eta teh, aya nu nelepon bari nyanyi hihihi. Nenek Tintin (tuh da bet nyebatkeun nenek keudahna mah Nini atanapi Enin nya) salah sahiji ninina Daffa sering nelepon nyanyi di acara eta teh, eta oge salah sahiji kunaon acara eta teh janten paporit abi hihihi, ngadangukeun ninina daffa ngahaleuang.

Posted by dinnykaa at 06:44:10 | Permalink | Comments (14)

Wednesday, October 4, 2006

Rencana Mudik

Insya allah kami sekeluarga ditambah Kakek, Nenek dan Mang Rai, akan mudik ke Palembang dengan jalur darat.

Kenapa jalur darat :

1. Karena Kakek kepengen mampir ke Lampung menginap di rumah sahabat lamanya dan ke Banten menginap dirumah adik pangais bungsunya.
2. Karena mama d mau sambil survey lereng (uuuu masih bawa kerjaan juga niy)
3. Karena Daffa pengen main ke pantai di daerah Lampung
4. Berhemat karena bulan Maret lalu kita sudah mudik dan bulan Desember nanti kami wajib mudik juga ke Palembang, karena Nyai dan Yai (Nenek dan Kakek) Daffa insya allah akan menunaikan ibadah haji. Jadi total mudik ke Palembang taun ini adalah insya allah 3 kali (rajin amat nyak).

Rute yang akan kami lalui :

Posted by dinnykaa at 03:42:14 | Permalink | Comments (17)

Monday, October 2, 2006

Cerita Jalan-jalan Pemanasan

Uhhhgggg jalan-jalan pemanasan teh bikin sebel, abis setelah muter2 di King dan di Yogya Kepatihan, diantara begitu banyak baju-baju yang lucu-lucu hanya ada satu yang muat pada dirikuh dengan ukuran XL itu juga rada sereg dibagian bahuna *bledug*. Mba Susy yang mengantar diriku pemanasan sampe hopeless dan memberikan ide yang brilian yaitu beli baju hamil ukuran S, ampyun mbaaaa….. sebegitukah badanku sehingga harus pake baju hamil.

Posted by dinnykaa at 07:08:44 | Permalink | Comments (12)

Friday, September 29, 2006

Jalan-jalan dulu yaaaaaa

Mama mo jalan-jalan dulu ya… kaburrrrr mumpung big bos masih di Surabaya xixixixix. Ini jalan-jalan pemanasan lo, jalan-jalan beneran musti nunggu Papah Shalman dulu, karena harus dia yang bertanggung jawab atas panjangnya list titipan “wong kito galo”. Sekarang dah tau pan kenapa mama musti belanja ke pasar baru bulan puasa-puasa mana tahan……
Posted by dinnykaa at 06:30:16 | Permalink | Comments (4)