Tuesday, August 15, 2006

Lagi suka Nidji

Bila kita harus berpisah sudah
Biarkan ini semua berakhir sudah      
Cinta memang tak harus miliki

Ini dia lagu favorit Kaka Daffa dari hari Sabtu kemaren ;P, cuma mama d jadi riweuh soalnya Kaka Daffa mah mau nyanyina pas bagian “sudah” na wae so mama d lah yang harus memulai lagu itu. Rada ajaib juga nih si kaka abis tiap minggu laguna beda wae, jadi mama musti rada ngapalkeun. Minggu lalu lagi suka lagu “Heart’ nya Aca ma Irwansyah, minggu sebelomnya lagu “Buaya Darat” sebelomnya lagi mah Samson yang “Aku adalah Lelaki” sama Kenangan Terindah”. Sebelom-sebelomnya lagi mah lagu “Aku ingin bercinta” Dewa ah pusing mama mah abis kaka Daffa udah bosen lagu anak-anak. Kalo mama setelin VCD lagu anak-anak langsung deh si kakanya marah sambil bilang “Salah mama, kaka mau nyanyi aku sedang ingin becica denganmu”, kalo udah mama setelin langsung bawa mike, merem melek, gutak gitek, lompat-lompat sambil muter.

Salah mama juga kali ya dengerin lagu bukan lagu anak-anak, abis mamanya pan udah abis masa anak-anaknya hihihi *ngelesmodeon*

Posted by dinnykaa at 09:20:18 | Permalink | Comments (3)

Thursday, July 6, 2006

Naik Kereta Aipi Tut tut tut

Dua Minggu yang lalu kami sekeluarga pergi piknik (adeuh piknik:D) naik kereta api KRD patas jurusan Bandung-Cicalengka hehehe. Idenya sih spontan aza, kepengan naik kereta bersama dengan waktu yang tidak lama, so dipilihlah KRD itu karena hanya memakan waktu 2 jam pulang pergi (nggak ada kerjaan ceunah kata Yangti mah). Saat masuk KRD, Daffa langsung berkomentar “Mama ih jiji, Mama ih kotor”, memang KRD kotor banget, sampah berserakan mana bau pesing lagi. Tapi karena udah terlanjur naik dan kereta sudah berjalan kami pun meneruskan piknik ini :D.
Diperjalanan Daffa lumayan bisa menikmati, dia senang sekali melihat sawah yang membentang, jembatan, jalan, bebek dan kerumunan orang-orang yang berlalu lalang di ketera alias tukang jualan, pengamen dan pengemis. Menurut Daffa naik kereta itu duduknya geyot-geyot maksudnya berguncang-guncang kali ya. Daffa juga ingin mencoba berdiri dengan bergelayunan sambil dipangku Papa.
Setengah perjalanan Daffa tertidur hehehe, padahal di kereta pan gandeng banget tapi ternyata dia tidak terganggu hehehe (turunan pelor ti mama d ieu mah ;P). “Lain kali Mama bawa Daffa naek Agro ya Fa” hehehe.
Posted by dinnykaa at 08:23:46 | Permalink | Comments (10)

Tuesday, July 4, 2006

Mudik Maret lalu

Bulan Maret lalu kami sekeluarga mudik ke Palembang dengan agenda menengok Uyutnya Daffa diselingi bisnisnya si Papa (adeuh bisnis hehehe). Tapi ada satu target Mama yang harus terpenuhi yaitu menyusuri Sungai Musi, walaupun airnya blewuk tapi ya kepengen aza ngerasain, mencari sudut2 lain dari kota Palembang.

Perjalanan kami dimulai jam 2 pagi dengan dijemput Cipaganti Travel menuju Bandara Sukarno Hatta, walaupun musti kukulilingan dulu tapi dengan moto praktis dan tidak merepotkan kami selalu memilih travel ini. Sepanjang jalan dapat ditebak kalo smua penumpang tertidur nyenyak, malah Daffa bingung pas bangun kok ada di Bandara hehehe. Pesawat take off jam 7 pagi dan jam 7.45 kami sudah sampai di Palembang, alhamdullilah selamat sampai tujuan.


Alhamdullilah Daffa bisa langsung akrab dengan smua keluarga padahal terakhir ketemu tuh pas Daffa umur lima belas bulan. Bagi Daffa aura tanah parahiangan mungkin sangat melekat, sampai-sampai kakak sepupu Daffa dipanggil Aa dan Teteh smua hihihi. Kendala bahasa tidak menjadi halangan, walaupun yang satu Palsu (Palembang Sunda) dan yang lainnya Palembang asli, so bahasa sunda dan bahasa palembang saling bersahut-sahutan, kadang membuat kami tertawa terkekeh-kekeh.

Aa Kiki : “Daffa embe lah ini!” (Daffa ambil ini !)

Daffa : “Embe mah lebaran” (Embe mah dipotong waktu lebaran)

Hari pertama, kami habiskan dirumah saja hehehe dan hari kedua kami berkeliling ke rumah sanak family termasuk ke rumah Uyut Daffa yang berjumlah 3. Alhamdullilah smua uyut Daffa sehat walaupun sudah sepuh, cuma uyut perempuan sudah tidak mengenali kami hiks hiks, ceritanya sudah ngaler ngidul. Untuk itu kami sempatkan pulang, selagi masih bisa bertemu hiks hiks.

Dan akhirnya target Mama D tercapai, tim susur sungai musi adalah Mama D, Daffa, Papa Shalman, Ua Siska, Aa Chanda, Aa kiki, Ade Adit dan Tante Ani (calonnya Om Tata, adik Papa). Kami naik ketek (kapal dengan bantuan motor) dari benteng kuto besak yang sebelahan dengan jembatan ampera. Diperjalanan kami melewati banyak rumah terapung, kapal-kapal dari yang kecil sampai yang besar sekali dan berakhir di PT Pusri. Mama D sih pengen lanjut ke pulau Kemaro, tapi penumpang lain udah pada mual termasuk Papa Shalman. Ternyata bagi kami smua, ini adalah pengalaman pertama menyusuri sungai musi ini lo hehehe. Setelah kembali ke dermaga, Mama D tidak lupa berfoto di jembatan ampere dulu hehehe. Hanya Mama D dan Daffa yang berfoto karena menurut tim yang lain kalo berfoto di sana kayak wong dusun (orang kampung) hihihi. Bagi Mama D mah gpp dibilang Wong dusun juga, yang penting bikin dokumentasi buat Daffa, jadi berapa kali Daffa mudik bisa ketauan dari jumlah foto daffa di Jembatan Ampera hihihi.

 

Nantikan kami ya objek wisata Palembang, kami hanya bisa berwisata satu objek wisata setiap kami mudik, nggak ada yang ngaterin sih abis keburu ketakutan dibilang Wong Dusun hehehe.
Posted by dinnykaa at 09:56:10 | Permalink | Comments (5)

Wednesday, June 14, 2006

Semua Nyumput

Semenjak Daffa bisa jalan, kami sekeluarga selalu mengajak Daffa bermain Ucing Sumput alias Petak Umpet alias Kejar Mama atau Cari Mama. Permainan ini sangat disukai Daffa, karena Daffa sudah hapal tempat-tempat Mama dan Papa kalo lagi nyumput (yaiya lah da suka dibalik pintu atau ngadapang dibalik tempat tidur hehehe, tidak ada tempat lain soalnya hihihi).

Tapi semenjak tiga hari yang lalu, permainan ini membuat Papa dan Mama pusing tujuh keliling, soalnya Daffa mengajak juga helm, tas, kaca mata, tempat pinsil mama, kunci motor papa, topi papa, kerudung mama dan banyak lagi. Itu barang-barang Daffa ajak ucing sumput ditempat-tempat yang mama dan papa ngak kira. Kalo mama atau papa tanya, selalu deh dengan jawaban “Mama helmnya lagi nyumput” atau “Ada deh” atau “Sini dibisikin (tapi nggak ngaku tea) atau bilang “Yakult dulu donk” ngak pernah abis kata.

Kemaren yang diajak nyumput Daffa adalah remot suremot, seharian remot menghilang dan dicari ditempat-tempat biasa Daffa nyumputkeun nggak ada. Si Papa sampe binun secara mo nonton Piala Dunia (libur dulu atuh Pah, pemain bolana capeeun hihihi mama teu kabageuan tv yeuh hihihihihi).  Ternyata itu remot disumputin dilemari celana Daffa padahal Mama udah cari-cari disitu tapi nggak ketemu, itu remot disumputin di bawah tumpukan baju paling bawah huaaaa. Mama dan Papa cuma bisa nyengir kuda deh.

Ada barang yang masih nyumput dan blom ketemu yaitu konci motor mama eh motor papa ketang. “Kaka Daffa dimana sih tempat nyumput Kunci Motor???????? ”

Posted by dinnykaa at 07:41:10 | Permalink | Comments (14)

Monday, June 12, 2006

Berteman Dengan Asma



Karena Bunda Nira penasaran banget cara Mama merawat asmanya Daffa so postingan kali ini mama mo share sedikit dari yang mama tau. Awalnya emang shock mengetahui Daffa positif asma saat berumur 5 bulan, diagnosa DSA ini adalah hasil observasi selama 7 hari daffa di rawat (hiks hiks). Berawal dari sini lah mama jadi berusaha untuk berteman sama yang namanya asma itu, dengan berbagai macam mulai dari cari artikel, beli buku, bikin resume, konsultasi dokter, tanya ke senior-senior yang punya anak asma dan juga ke temen-temen yang punya asma. Ada beberapa hal yang mama lakukan saat ini untuk meminimalkan tingkat kekambuhan asmanya Daffa, alhamdullilah selama satu tahun ini hanya 1 kali daffa kambuh, Terima kasih ya Allah….

1. Cari tahu pencetus dan jauhi

Asma akan kambuh karena ada pencetusnya, maka kenalilah pencetus dan jauhi. Untuk mengetahui pencetus asma yang banyak banget, bisa diketahui dari test alergi, tapi mama mah nggak tega kalo daffa yang umur 5 bulan musti ditojos-tojos. Yang mama lakukan lulus asi ekslusif dan mencoba daffa berdekatan dengan pencetusnya. Saat lulus asi ekslusif dan mulai mpasi, mama cobain tuh makanan daffa + seafood yang katanya bakalan bikin alergi, setelah mama cobain semua diketahuilah kalo ikan kakap, brokoli dan tomat yang bikin kulit daffa merah-merah. Ada beberapa pencetus lain yaitu debu, flu, asap rokok, bahan wol dan udara yang dingin banget atau panas banget. So mama jauhin daffa dari semua itu. Ada hikmah dari cara mama ini yaitu Daffa menjadi pemakan segala hihihi kayak siapa ya? *tengok kanan kiri*. Baju mama yang wol dan sarupaning perwolan atau yang berbulu diungsikan ke lemari Bi Adis semua hihihihi.

2. Tata ulang perabotan rumah

Untuk meminimalkan bersarangnya debu, mama tata ulang perabotan rumah (jiga nu banyak wae nyak hihihi). Perabotan yang digunakan harus yang emang bener-bener diperluin, barang yang kadang-kadang diperluin masuk gudang. Karpet, selimut wol dan pernak-pernik diungsiin ke gudang dan dihibahkan pada sodara, pokonya rumah musti lega, sirkulasi udara lancar dan gampang elap-elap hihihi. Tidak ada lagi sapu menyapu, semua langsung di lap pake lap basah.

3. Saat asma datang

Saat asma datang, jangan panik !!!!!!. Berikan pertolongan pertama dulu. Jendela dibuka lebar-lebar, baju daffa dilonggarin, kasih minum air hangat, godog air dikasih minyak kayu putih biarkan uapnya dia hirup. Berikan bronkodilator sesuai petunjuk dokter. Bila tidak berhasil cari pertolongan medis, ke dokter atau kalo udah malem ke UGD.  Kalo daffa muntah dan si lendir keluar langsung aman deh dunia. Sekarang Daffa tuh udah bisa ngasih sinyal kalo dia lagi rada sesak dengan cara menunjuk dadanya, trus dia minta minum susu udah gitu dia lari ke toilet dan muntah deh, pinter banget anak mama.

 4. Bikin diary asma

Untuk diary ini, mama ambil dari guideline asma di website sehatgroup. Guideline itu top bgt deh, smua yang mama cari ada disana smua. Nah dari diary itu, mama catat perkembangan daffa tiap hari, dari mulai batuk berapa kali, sesak berapa kali, obat yang dikasih apa aza, lengkap deh, so kalo konsultasi dokter dibawa tah diary teh bahan untuk diskusi gitu. Untuk sakit lain juga sama, catat panasnya berapa, muntahnya kenapa, penanganan di rumah gimana, obat yang dikasih apa aza, behaviornya gimana, so pas ketemu dokter langsung konek.

Mama perlakukan Daffa seperti anak-anak yang lain, main pasir, kotor-kotoran, lari-lari, bersepeda, outbond, main ke sawah (sama mamanya ini mah), bermotor-motor ria, hiking, minum juice, ice cream dll nggak pantangannya. Menurut Bunda, anak harus dilatih agar terbiasa, mudah-mudahan Daffa bisa mengisi hari-harinya dengan bahagia dan tidak berbeda dengan anak lain.

Posted by dinnykaa at 09:15:26 | Permalink | Comments (7)

Monday, May 22, 2006

Ulah Daffa

Kreativitas Daffa memang tak pernah bisa Mama bendung, dari yang kotor-kotoran sampai yang menjurus bahaya. Sejauh ini Mama and tim berusaha untuk menjuruskan dengan hal-hal positif sehingga Daffa mengerti kalapun ada satu larangan. Tapi beberapa waktu lalu Mama D dan seisi rumah Yangti (tetangga) kecolongan dan dibuat panik.

Saat itu, Mama dan Daffa lagi main di rumah Yangti, seperti biasa Daffa bermain dengan mainan yang disediakan Yanti, maklum Yangti punya beberapa orang cucu dari keponakannya sehingga punya mainan balita. Mama D sedang baca majalah, Yanti sedang masak, Tante Ve dan Tante ly lagi nyabutin bulu ketek (maaf). Kami yang sedang berkonsentrasi dikejutkan oleh teriakan Daffa sambil menujuk telinganya. Ya Allah, ditelinga Daffa ada obat tablet warna kuning punya Yangti, kontan semua panik, itu tablet tinggal sedikit lagi masuk 100 % ke lobang telinga Daffa. Mama juga panik dan bingung takut tablet itu masuk dan akhirnya mama pinjem pinset dari tangan tante Ly, dan menyapit itu tablet, alhamdullilah tablet bisa dikeluarkan. Semua senang tapi Daffa malah menutupi hidungnya, kata Daffa “Mama bau ketek”. Oooooo ternyata Daffa protes dengan pinset yang digunakan Mama pakai mengeluarkan tablet itu, pan itu pinset yang digunakan Tante ly nyabutin bulu ketek hahahahahahaha. Dasar Daffa….. Mama lupa nyuci pinset itu dulu, nggak kepikiran, dan setelah itu Daffa malah kepengen Mama lap telinganya pake tisu basah hahahahahahaha. Anak Mama ada-ada aja, mama kirain anteng teh lagi main mobilan taunya masukin obat ke telinga. Semoga nggak terulang pada siapapun, rasanya jantung mau copot deh. Kejadian ini tak terdokumentasi jadi nggak ada fotonya hehehehehe.

Posted by dinnykaa at 09:02:27 | Permalink | Comments (5)

Thursday, April 6, 2006

Ultah Daffa kedua

1 April 2006

Selamat Ulang Tahun yang kedua Kaka Daffa
Smoga panjang umur, jadi anak sholeh dan taat sama Allah SWT
Smoga tambah pinter, kreatif dan berbudi luhur
Smoga selalu sehat dan smoga asma tak akan menyapa lagi
Smoga dilindungi Allah SWT dunia dan akhirat

Nggak terasa udah dua tahun nih jagoan Mama D dan Papa Shalman teh, seperti ultah kesatu, ultah Daffa dirayakan secara sederhana bersama keluarga inti. Duh hari Sabtu teh Mama nggak bisa ngajak jalan-jalan Daffa, karena Mama musti jadi panitia PESAT 5 Bdg. Tapi malamnya kami jalan-jalan ke rumah Ua Sadangserang nggak ngemodal pisan nya hihihihi. Keesokan harinya kami mengundang bapak-bapak dan ibu-ibu pengajian di rumah. Saat pengajian berlangsung Daffa tuh dah bisa ngerasa kalo acara itu ditujukan untuknya, abis saat Yangti (tetangga depan rumah) datang, Daffa dengan polosnya tanya hadiah hihihi. Karena bakal ada kehebohan so Mama D jelasin bahwa ultah tuh nggak harus ada kado yang penting itu doa. Trus Daffa bilang “sholat ya Ma” sambil mengangkat tangan, ” Iya, seperti qta waktu sholat, minta sama Allah” jawab Mama. Setelah itu siapapun yang nanya dia bilang “Doa ya” sampe Nenek malu hihihi.

Terima kasih untuk smua Teman Daffa, Ua, Tante dan Om yang sudah mengucapkan selamat dan memberikan doa untuk Daffa, smoga di balas oleh Allah SWT.

Posted by dinnykaa at 08:41:52 | Permalink | Comments (19)

Thursday, March 23, 2006

Cuci Motor

Ini dia aktivitas baru Daffa sama Papa Shalman, tiada lain dan tiada bukan cuci motor Mama D hihihi. Hampir seminggu sekali aktivitas ini tak pernah dilewatkan oleh Daffa, malah Daffa paling semangat dibanding Papanya. Awal-awal Papa Shalman seneng aza dibantuin Daffa, tapi lama-lama jadi manyun bisa diliat di fotonya hehehe. Abis Daffa mensabotase airnya alias dia yang harus nyemprot dan si Papa diusir-usir sama Daffa ngak boleh deket-deket motor Mama. Alhasil nyuci motor bisa sampe 2 jam hihihi. Si Papa bisa beraktivitas ini setelah nunggu Daffa bosen nyemprot air hahaha. Kalo Mama mah seneng liat Daffa belajar nyuci motor, pan kalo udah gede  udah ketauan siapa yang musti cuci motor heheheh.

Posted by dinnykaa at 01:38:05 | Permalink | Comments (11)

Monday, March 20, 2006

Berburu Dokter

Walah judulnya meuni serem, tapi emang kenyataan kami sekeluarga sedang mencari dokter yang RUD (rational of drugs) untuk berkonsultasi. Hal ini selalu ada dalam benak Mama D dan makin membara setelah seminar PESAT 5 Bandung dengan topik RUD oleh Ibu Rina. Beliau mengulas obat secara detail dari sudut farmasi dengan mencontohkan beberapa resep untuk bayi kecil yang tidak rasional, setelah ditelaah kasusnya mirip Daffa deh *pinsan*. Ternyata setelah buka-buka file copy resep Daffa, Daffa sering konsumsi AB yang tidak dia perlukan (dulu mah iya aza kalo dikasih AB teh), mana obatnya kebanyakan puyer lagi dengan 5 obat yang berjejer dan ada beberapa obat yang bukan untuk konsumsi bayi kecil *pinsan pisan*.

Sejak Mei 2005, Daffa stop konsumsi AB kecuali emang dia perlu. Dalam PESAT 5 Bandung Prof Amin menjelaskan AB dikonsumsi apabila terkena infeksi bakteri dan bukan untuk pencegahan. Ab digunakan untuk pencegahan yaitu pada saat operasi :

- Operasi bersih - tercemar
- Operasi tulang
- Operasi syaraf pusat
- Operasi jantung
dengan Spektrum sesempit mungkin dan durasi sesingkat mungkin.

Penggunaan AB yang tidak sesuai akan membunuh kuman baik dalam tubuh sehingga kuman baik kalah dalam pertahanan menghalau kuman jahat dan membuat resisten lagi. Mama D sangat percaya dengan tidak mengunakan AB, anak menjadi jarang sakit karena memang terbukti pada Daffa.

Dalam beberapa diskusi dikemukakan bahwa :
  1. Cari dokter yang sepi agar konsultasinya lama
  2. Dokter yang lama aza, kalo tidak RUD ya diskusi agar RUD.

Duh susah juga cari DSA yang keren (Bunda keren euy !!! sayang di Jakarta). Ada satu nama yang dibisikan salah seorang peserta Pesat 5 Bandung, kayaknya mo nyobain ah. Ko dicoba-coba ya? Soalnya penasaran , DSA itu mengedukasi ortu pasiennya, ramah dan mau berdiskusi. Tapi musti nyari pulkanologi anak juga euy, kepengen diskusi tentang asma, walapun tingkat kekambuhan Daffa sangat kecil tapi Mama D kepengen jelas pisan. Dan satu lagi mama D kepengen beli stetoskop *grin*, kepengen ngebedain napas Daffa neh, abis kalo Daffa sesak, suka ngak kedengeran ngik ngik nya. Nanti apabila konsultasi dengan dokter, Mama minta dokter ngajarin Mama, mendengarkan napas yang baik dan benar. Bukan maksud apa-apa cuma kepengen make sure Daffa teh kambuh nggak, takut salah kasih obat. Pan lagi meminimalkan penggunaan obat, so kalo emang nggak perlu obat ngapain juga dikonsumsi.

Posted by dinnykaa at 08:45:34 | Permalink | Comments (10)

Tuesday, February 28, 2006

Salah Lagu

Beberapa hari yang lalu, Mama mengajarkan lagu Nama-nama Hari pada Daffa.
Mama bernyanyi : “Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu Minggu itu nama-nama hari”
Daffa protes keras : “Salah Mama, bukan itu…”
Mama yang binung : “Ka, lagu nya emang itu lo, dulu waktu Kaka bayi suka Mama nyanyin lo”
Daffa sambil kereng : “Iihhh bukan itu”
Mama yang makin Binung : “Yang gimana atuh?”
Daffa bernyanyi : ” Sabtu, Minggu nananana, Sabtu, Minggu nanananana.”
Mama keukeuh : “Ditambahin Ka, jadi Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu itu nama-nama hari”
Daffa lebih keukeuh deui :”Salah” sambil ngabur
Mama pikir, mungkin karena Mama libur Sabtu dan Minggu jadi Daffa hapalnya hari itu aza *geleng-geleng*.

Ternyata dapet info dari Bibi pengasuh Daffa, kalo lagu yang Daffa nyanyiin teh lagunya Shandy yang suka ada di MTV. Euleuh euleuh….

Akhirnya Mama tungguin tah lagu Shandy teh di MTV ternyata tidak nongol, dan Mama pantengin Piloks di STV (TV lokal Bandung), ternyata memang benar ada lagu Sabtu Minggu teh. Mama dan Papa cuma bisa berpandangan sambil mesem-mesem, kalah gaul euy sama Daffa hihihihi. Ini liriknya, siapa tau ada yang belom tau hihihihi

Sabtu Minggu

Artist: Sandy

Bila dapat kuberikan apa yang kau mau
Apa yang kubisa dalam sekejap saja
Ku berikan ku berikan

Tapi bukan hal yg baru kau inginkan aku
Sepanjang waktuku harus slalu denganmu
Maafkanlah ku tak bisa,ku tak bisa

Kutahu kau mengerti
Hatiku slalu ada kamu
Dari kedua wanita kuberikan engkau dua hari
Sabtu minggu kau bersamaku
Sabtu minggu miliki aku
Karna sabtu minggu aku untukmu

Cintaku padamu lebih dari hari apapun

Pada saat aku pergi,mengejar mimpi
Jalani hari-hari dan buat lebih berarti
Tanpa kamu
Tanpa kamu

Posted by dinnykaa at 09:31:48 | Permalink | Comments (15)